MADU HITAM
Pikirannya mulai gelisah, keraguan menyelimuti, namun tak ada pilihan lain.
Mobil melaju kencang meninggalkan pusat perbelanjaan. "Kalau boleh tahu, siapa namamu?" tanya pria itu, matanya lurus ke depan, namun sesekali mencuri pandang. "Namaku Cindy, Tuan," jawab Cindy, detak jantungnya tak keruan. "Nama yang bagus! Oh ya, perkenalkan, namaku Elbarac! Panggil saja Tuan El!"
Hot Chapters