Bunga Ilalang, Mahkota perawan desa
"Bagus, ya, bojomu, Syahdu. Cocok Karo Kowe, Syahdu."
("Ganteng, ya, suamimu, Syahdu. Cocok sama kamu.")
"Bagus opo koyok ngono, isih bagus aku!" protes Bowo sambil menyentil kelereng dengan jarinya.
("Ganteng apa kayak gitu, masih ganteng aku.")
"Mbok ngaca, Wo. Kamu itu udah kecil, hitam, dekil, kutuan lagi," gurau Sri dan semua anak tertawa.