OBSESI sang Berondong HYPER
Ziya_Khan21kering sudah air matakukabur mata karena hendak pingsankabur matanya karena hendak pingsankangen setengah mati
"Tapi aku ingat setiap detailnya. Kamu berdiri di balik pohon besar itu, memakai baju putih berenda, menangis sendirian karena tidak ada yang memperhatikanmu. Orang tuamu terlalu sibuk menjilat keluarga Aryawiguna yang kaya raya. Di saat itulah, Kania ... aku melihat bayanganku sendiri dalam tangisanmu. Bedanya, aku sendirian di duniaku yang gelap, dan kamu punya sejuta peluang untuk dicintai orang lain. Aku memutuskan hari itu juga: Jika ada yang boleh mencintaimu, itu hanya aku. Dan jika kamu harus hancur, biarlah aku yang menghancurkanmu."
"Itu bukan cinta, Rivan! Itu obsesi gila!" teriak Kania, dadanya sesak karena pengakuan pria itu.
"Gila atau tidak, itulah yang membuatmu masih bernapa
Beliebte Kapitel