Mencintai dalam Diam
Kesimpulan ini seperti angin badai, langsung memadamkan secercah harapan yang lemah di hatinya.
Ketika dia menyaksikan sendiri kenyataan ini, barulah dari dalam dirinya meledak dorongan untuk menerobos berbagai rintangan, mengabaikan pandangan dunia, dan menghadapi apa yang sesungguhnya diinginkan hatinya.
Keinginan yang selama ini ditekan, mendidih, dan membara di dalam hatinya, kini berubah menjadi badai yang mengamuk dan sepenuhnya membuatnya kehilangan akal.