Pesugihan Kandang Bubrah
Instingnya memperingatkan, akan bahaya yang mengintai.
Mbah Mijan mendekat, matanya menatap tajam. “Kau harus membuktikan keseriusanmu. Bawakan aku kembang setaman, kemenyan madu, dupa dari Gunung Kawi, dan minyak fambo. Hanya dengan itu, kau bisa mendapatkan kekayaan yang kau impikan.”
“Tapi, di mana aku bisa menemukan semua itu, Mbah?” Arif merasa terdesak, keinginan dan rasa takut bergumul di dalam hatinya.