Kau Menikah, Aku Mengikhlaskan
Ucapan Leo membuat Adeline teringat sebuah berita viral baru-baru ini, seorang nenek penari di taman yang sudah menari lebih dari dua puluh tahun dan menerima lebih dari seratus gelang emas dari para kakek yang jatuh hati padanya.
Memikirkan para lansia itu, usia segitu meskipun masih ada keinginan, tubuh jelas tak bisa lagi mengikuti. Adeline pun menimpali, “Delapan puluh tahun... ya, paling hanya bisa jatuh hati saja.”
Leo mendekat ke arahnya, suaranya rendah, “Makanya, ada hal-hal yang harus dilakukan dari awal.”
Baru saat itu Adeline sadar apa yang baru saja ia katakan. Ia buru-buru berdeham, mengalihkan topik, “Leo, kamu nggak ngerasa diri kamu itu makin hari makin nggak ada kerjaannya?
Hot Chapters