Can is mine
ucap Candra begitu dingin padanya.
"Ngapain? Lo ajalah, gue ogah" tolak Ayana.
"Saya tidak menerima penolakan, ayo naik!" pinta Candra membukakan pintu mobilnya untuk Ayana.
"Lah, terus motor gue?"
"Nanti teman saya yang urus!" jawabnya tegas, Ayana menggeleng ia tidak mau sijagonya di tumpangi orang lain. Tidak, sijago hanya miliknya dan tidak boleh ada siapapun yang berani menyentuhnya kecuali para sahabatnya dan orang yang ia sayang. Sebegitu sayangnya ia sama motor gedenya, memang.
인기 회차