Dilamar Nenek-nenek
Jadi, perempuan itu memilih diam dan mendengar semua keluh kesah Arimbi.
"Dijodohkan sama anaknya Pak RT, banyak banget alasannya. Hadeh, pusing mikirin anak satu itu. Nggak inget umur, sudah kepala tiga masih saja pacar-pacaran, mana LDR-an lagi. Padahal, Tante ini pengen banget nimang cucu, kayak temen-temen yang seumuran. Tiap kali ada arisan atau pengajian, mereka selalu pamer cucu," Keluh Arimbi panjang lebar. "Bu Ari mau nggak, pacaran sama anak saya?" tanyanya tanpa di duga.
"Eh," ucap Ari Reflek. "Saya nggak mungkin pacaran sama Pak Cakra, Tan. Saya sudah punya pacar."
Bab Populer