Pura-Pura Buta
Namun wajah mereka tampak terkejut saat melihat Dilan yang berada tidak jauh dariku.
"Selamat datang Delia, senang melihat kamu turut serta hadir di sini. Saya dengar kamu baru sembuh dari kebutaan, saya harap memang sudah sembuh seratus persen, agar tidak salah melihat seorang pengkhianat dengan menerimanya kembali masuk ke dalam perusahaan. Saya tidak ingin perusahaan ini hancur akibat kesalahan seorang wanita muda yang tidak mengerti akan dunia bisnis," ucap seorang laki-laki berumur dengan rambut putihnya disisir rapi belah samping kanan. Wajahnya menyeringai tersenyum sinis ke arahku. Namanya Pak Rudi, dia adalah direktur pemasaran. Cukup disegani di dalam perusahaan ini.