REINKARNASI
"Tidak ada yang salah, memang ini adalah takdir yang harus kita terima. Memang kematian adikmu ini sangat tidak wajar. Bahkan sangat keji, tapi mungkin ini sudah suratan dari yang maha kuasa. Ibu sudah mengikhlaskan kepergian adikmu. Kasian dia , Nak."
Nino terdiam, memang tidak sepantasnya ia marah seperti tadi kepada Gendis. Apa lagi ia sudah mengeluarkan perkataan yang amat sangat tidak sopan dan kurang ajar bahkan menyakitkan hati.
"Aku akan menelepon dia dan meminta maaf," kata Nino. Namun, Arniyati menggelengkan kepalanya, "Wanita jika sedang emosi tidak akan mau mendengarkan penjelasan apa-apa. Biarkan saja dulu emosinya reda, nanti jika sudah reda dia pasti akan lebih menerima permin