Dunia yang Terlupakan: Jalan Sang Jenius
Eclipse Dravenmata seperti ada kilatan cahayapemandangan gelaptelinga seperti ada suara anginlirik selamat menempuh hidup baru
Hari Baru
Tiga hari setelah istana direbut, rakyat berkumpul di alun-alun ibu kota. Di sana, tak ada panggung mewah, tak ada barisan prajurit berzirah. Hanya sebuah tiang kayu sederhana tempat panji baru dikibarkan—panji tanpa simbol kerajaan, tanpa warna kebangsawanan. Hanya lambang pohon dan akar yang menjalar ke seluruh arah, melambangkan pertumbuhan dan keterhubungan antar semua kelas.
Rainer berdiri di tengah kerumunan. Ia tidak naik panggung. Tidak menyampaikan pidato panjang. Hanya berkata dengan suara tenang, namun jelas:
人気のチャプター