Perfect Partner
“Kamu tahu, apa yang kamu lakukan itu seperti mimpi buruk bagiku. Saat aku bangun, aku berharap tidak akan mengingat apa yang terjadi. Sayangnya, mimpi buruk itu menghancurkan hidupku. Hingga ketika aku ingin memejamkan mata lagi, rasanya aku takut mimpi buruk itu kembali lagi.”
Flavia sadar, baginya menikah dengan Bian bukan pilihan tepat. Karena dia sadar tinggal dengan penjahat, sama saja menyerahkan hidupnya. “Cara orang melawan rasa takutnya adalah menghadapi ketakutan itu sendiri.” Flavia menatap Bian. Dia memang sedang berusaha melawan dirinya sendiri dengan ketakutannya.
Sejak awal memutuskan untuk menikah dengan Bian, bukan hanya sekadar tentang menyelamatkan nama baiknya, tetapi un