Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

“Apaan?” “Bunga Tai Kotok. Masa enggak tahu sih? Itu loh, bunga yang warna kuning. Kata orang sih baunya kaya tai kotok, makanya dinamai bunga Tai Kotok. Kalau enggak, lo kasih bunga putri malu, tapi yang warnanya pink, yang tangkainya kecil terus ada durinya, kalau lo cabut kan entar durinya nempel tuh di tangan lo, jadi dia tahu kalau lo emang benar-benar berjuang. Atau bunga Widelia, warnanya juga kuning, tangkainya pendek, biasa dijadikan penutup tanah. Kalau lo enggak mau juga, ya udah lo kasih deh bunga bangkai. Ukurannya kan besar, jadi cukup lo kasih satu aja, jadi enggak perlu dirangkai, pasti enak tuh digenggamnya, apalagi ada aromanya kan dan itu bunga langka. Tapi lo harus nyari
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai peri bunga
Baca
+Pustaka
Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Sekuntum bunga misterius muncul di layar laptopnya, yaitu bunga yang tumbuh di atas jantung Charlotte Shimon, warnanya merah cerah. Dia telah menyelidiki bunga ini secara pribadi akhir-akhir ini. Informasi bunga ini segera muncul, bunga ini disebut Bunga Permaisuri. Lucas Hank mengetik di keyboard --- Apa itu Bunga Permaisuri? Ada sebuah negara misterius yang diperintah oleh seorang ratu, setiap ratu memiliki kemampuan untuk penyembuhan, mereka terlahir dengan Bunga Permaisuri, yang merupakan simbol status dan kekuasaan tertinggi.
9.41.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54.5K kali sebagai peri bunga
Tampilkan Ulasan (279)
Baca
+Pustaka
Maya R Atmawinata
Di chapter2 awal kisahnya mirip meteor garden atau F4: seorg gadis cantik berada dlingkungan pria-pria kaya muda. Cerita semakin menarik krn Charlotte sebagai tokoh utama selalu berhasil melewati rintangan, memberikan kejutan2 bagi lawannya. Reading this novel is like watching someone playing games
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Cinta dari Perempuan Berwujud Iblis

Cinta dari Perempuan Berwujud Iblis

Namun dia memilih untuk tidak mengambil pusing hal tersebut. Perempuan itu berjalan menuju rimbunnya semak-semak di depan sana. Jika di dunianya, bunga serta dedaunan dominan berwarna kemerahan. Nama-nama bunganya pun bermacam-macam. Ada bunga kematian, bunga pengantar musibah, bunga kutukan, semuanya berduri dan memiliki aroma busuk bagaikan fosil dinosaurus yang sedang mengalami proses dekomposisi.
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai peri bunga
Baca
+Pustaka
Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

tempat ngengat hinggap". Di Persia, bunga ini disebut maryam, yang merupakan nama umum bagi anak perempuan. Bunga ini juga digunakan di Hawaii untuk pengantin dan dahulu di zaman Viktoria digunakan sebagai bunga kuburan. Harum bunga ini digambarkan sebagai kompleks, eksotis, manis, dan khas bunga. Beda-beda tiap negara namanya.” “Kamu luar biasa, kamu jurusan apa?” tanya Yasmine. “Jurusan apa gimana?” Venya bingung. “Ah, itu! Kimia aku.” Venya berjalan ke arah timur. “Ini apa?” tanya Yasmine lagi melihat bunganya wani sekali. “Pusing baunya.”
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai peri bunga
Baca
+Pustaka
Sang Dewi

Sang Dewi

Bunga terbang menghampiri lalu melayang di atas telapak tangannya. "Apa nama bunga ini?" tanya bidadari itu. Li Jing menoleh lalu menjawab, "Persik." "Cantik sekali, bunga-bunga di sini sangat indah!" puji Larasati. Melihat Larasati bahagia, Li Jing tersenyum meski sangat pelit. Bunga persik terbang jauh melambung tinggi ke angkasa, menembus dimensi langit istana kayangan, menembus perbedaan waktu antara siang dan malam.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai peri bunga
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Langkah langkah mereka meninggalkan jejak cahaya di tanah, seolah dunia mengenali mereka sebagai pencipta pertamanya. Risa menatap sekeliling, matanya berkilau. “Lihat, bunga-bunga itu… tumbuh begitu cepat.” Bara menoleh. Di sepanjang tepian lembah, bunga-bunga putih bermekaran, mengikuti arah angin. Bunga itu tidak punya nama, tapi setiap kelopaknya bergetar seperti sedang mendengarkan sesuatu yang tak terdengar.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai peri bunga
Baca
+Pustaka
Dijadikan Istri Kedua Karena Insiden

Dijadikan Istri Kedua Karena Insiden

Ia kagum melihat bunga kecil-kecil yang berwarna putih itu. Naura menoleh. Seringai tipis muncul di bibirnya yang berwarna merah. “Bagus, kan? Aku memesannya khusus. Katanya, bunga ini cocok di tanam di pekarangan rumah,” kata Naura, melangkah menuju ke taman samping. “Iya, bagus. Ini bunga apa? Aku baru pertama kali melihatnya.” Melinda terus mengikuti sampai ke taman samping. Ia terhenti sebab ingat larangan Melinda untuk memasuki tempat itu.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai peri bunga
Baca
+Pustaka
Dewi Ambigu

Dewi Ambigu

Penjelasan Lestari cukup gamblang dan bisa dimengerti. Ambigu turun dari balai-balai itu, dan menyimpan keris itu baik-baik. Tubuh kecil itu kemudian menimba air dari sumur dan menuangnya pada sebuah ember. Lalu bagaimana dia bisa mendapatkan kembang setaman malam-malam begini? Kemudian gadis itu kembali pada neneknya untuk bertanya. “Bunga setaman itu apa saja nek?” “Kenanga, mawar merah, mawar putih, melati, Cempaka putih (kanthil),” jawab Lestari
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai peri bunga
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Sang Jenderal

Pengantin Pengganti Sang Jenderal

Ia membantu Mei duduk dengan sangat hati-hati, meski setiap gerakan membuat Mei memejamkan mata karena rasa sakit yang berdenyut di bawah sana. "Lihat ke bawah sana, Mei," ucap Yuan sembari menunjuk ke arah bibir gua yang menjorok ke luar. Di sana, di antara celah batu yang masih basah oleh sisa hujan, tumbuh sekuntum bunga dengan kelopak merah menyala yang berkilau terkena sinar matahari. Bunga itu mekar dengan sempurna, mengeluarkan aroma lembut yang menenangkan. Itulah Bunga Rembulan Merah, syarat yang diminta oleh Permaisuri.
9.824.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai peri bunga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status