Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Lily of the Valley

Lily of the Valley

Cahaya itu menyebar dan salah satu diantaranya jatuh di atas telapak tangan Quinn. Itu hanyalah sebuah cahaya kecil, namun mampu membuat dirinya terasa hangat, seluruh tubuhnya begitu nyaman dengan sentuhan itu. Di sana ia menyadari jika pohon di hadapannya adalah Sacret Tree, sedangkan cahaya yang muncul dari bunnga-bunga Lily of the Vallay yang mengelilinginya adalah sang peri pohon, sang penjaga pohon Sacret Tree.
105.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 176 fois en tant que pohon bodhi liar
Read
+Librairie
Purnama

Purnama

Purnama menjawab sambil memijat pelipisnya. "Pucet banget muka lu." "Kepala gue juga pusing banget." "Izin aja sama Pak Alex." Purnama tiba-tiba berdiri lalu berlari ke toilet sambil menutup mulutnya. Lily mengejarnya. "Hoek ... hoek ...." Purnama memuntahkan isi perutnya ke dalam kloset. "Gue ambil minyak angin ya sebentar!" Lily segera menuju ke mejanya. Ia mengambil sebotol minyak angin di dalam tasnya.
102.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 106 fois en tant que pohon bodhi liar
Read
+Librairie
Kekasih Sang Tuan Peri

Kekasih Sang Tuan Peri

Saat berada di luar kabin, ia bisa melihat pria itu sedang berdiri membelakanginya di bawah pohon besar tempat ia turun sebelumnya. Berdiri di sebelah pohon besar itu, tubuhnya yang jangkung terlihat jauh lebih kecil jika dibandingkan. Pohon itu..ia baru memperhatikannya sekarang. Itu adalah sebuah pohon bodhi yang diameternya kira-kira mencapai sepuluh kaki. Ketika mendongak untuk melihat ke atas dari tempatnya berdiri, puncaknya tidak terlihat. Mungkin hanya bisa dilihat dari jarak yang cukup jauh.
101.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 34 fois en tant que pohon bodhi liar
Read
+Librairie
LALI

LALI

Di surau itulah Asih selalu mempasrahkan hubungannya dengan sang kekasih. Jam berlalu dengan cepat. Jam beker di meja sebelah tempat tidurnya sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Namun matanya masih saja bersinar terang. Tak seperti biasanya. Di jam-jam seperti sekarang ini sudah mulai terasa berat. Matanya menerawang jauh. Di tatapnya plafon kamar yang juga terbuat dari anyaman bambu yang sudah mulai di penuhi dengan kukus gantung. Ternyata, ingatan Asih belum puas dengan kejadian tadi sore. Mungkin malam ini ia akan membayar tuntas perihal ingatan tersebut. Tanpa sadar, bibir mungilnya kembali tersenyum. Matanya semakin memancarkan kebahagian yang tersembunyi begitu dalam. Ia bangun dari
106.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 166 fois en tant que pohon bodhi liar
Read
+Librairie
Gairah Khodam Leluhur

Gairah Khodam Leluhur

Saat membuka mata, Firyan seperti merasakan tubuhnya begitu berat dan sangat sakit. Dia mengerang ketika berusaha berdiri. Mengamati sekitar, keadaan sangat kacau. Pepohonan tumbang dan tanah seperti habis diterjang longsor. Hal yang lebih mengejutkan adalah beberapa orang yang tergeletak tak bernyawa di sana. Bahkan, beberapa di antaranya ditemukan dengan anggota tubuh yang terputus dan tertimbun tanah. Dia memijat kening, tidak tahu harus melakukan apa. Pergi pun tak bisa karena sepeda motornya sudah rusak.
1.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 43 fois en tant que pohon bodhi liar
Read
+Librairie
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Lin Xuan berjalan cepat lalu menendang tong kayu itu hingga hancur berkeping-keping. Di belakang tong kayu itu tumbuh tanaman kecil dengan tiga buah berwarna ungu kehitaman. Buah ini mengandung energi spiritual yang melimpah; jelas ini adalah buah spiritual kelas atas. "Bodhi Ungu!" Lin Xuan terkejut; dia tidak menyangka akan menemukan buah spiritual kelas atas seperti ini di sudut ini. Pohon bodhi ungu ini memiliki manfaat besar bagi para praktisi seni bela diri di Alam Koneksi Roh.
108.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 163 fois en tant que pohon bodhi liar
Read
+Librairie
Goyangan Pohon Beringin

Goyangan Pohon Beringin

Saat itu Wandi tidak tertalu perduli dengan mitos soal pohon beringin di kampungnya yang sering berhantu dengan muncul berbagai macam wujudnya. Seperti saat menonton pertandingan, Wandi hanya duduk sendirian di bawah pohon beringin yang tingginya baru sekitar tiga meter. Namun cukup untuk melindungi tubuhnya dari terik sinar matahari sore yang masih panas. Tiba-tiba terasa bahunya ada yang menyentuh saat itu, membuatnya kaget dan berdiam diri tidak berani bergerak. “Hallo, sendirian ya?” sapa suara gadis merdu terdengar.
105.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 129 fois en tant que pohon bodhi liar
Read
+Librairie
Kebangkitan Sistem Leluhur Bela Diri

Kebangkitan Sistem Leluhur Bela Diri

Chen Long menatap hutan gelap dengan mata terbelalak, wajahnya pucat pasi. "Ini... ini jauh lebih parah dari sebelumnya. Kemungkinan kali ini merupakan binatang buas tingkat Bumi, setara kultivator puncak ranah Pemurnian Qi!" serunya, suaranya bergetar karena keterkejutan. Ia segera berpaling ke semua kelompok. "Semua orang, bersiaplah dan segera menjauh dari sini! Kita tak punya peluang melawan makhluk itu!"
101.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 32 fois en tant que pohon bodhi liar
Read
+Librairie
GAYATRI

GAYATRI

Selalu saja mengerti apa yang ada dalam pikiran Gayatri. Gayatri duduk di bawah pohon di tepi sungai sambil melihat air yang begitu jernih. Embusan angin pelan yang menerpa wajah membawa Gayatri pada suasana yang begitu syahdu. Rasa nyaman menyusup ke dalam hatinya. "Seandainya Galang di sini ... Ah! dia selalu menganggu pikiranku." Gayatri menggeleng-gelengkan kepalanya.
103.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 125 fois en tant que pohon bodhi liar
Read
+Librairie
Dernier
123
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status