Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
พิศวาสเถื่อน

พิศวาสเถื่อน

“มาเรียสจะไม่เป็นอะไร เขาจะไม่บาดเจ็บอาการสาหัสและต้องตายถ้าคนที่ขับรถพาเขาไปคืนนั้นไม่ใช่คุณ!” คำคาดโทษนั้นยิ่งกว่าดาบฟันลงกลางแสกหน้า พลอยพิชญาชาไปหมดทั้งตัวและรู้สึกแน่นในอกจนแทบอยากจะสำลัก ความกลัวและความเสียใจปนเปในความสับสน ถึงเวลานี้เธอจะแก้ตัวอะไรไม่ได้อ ีกแล้วนอกจากต้องรับฟังเสียงคำรามของเทพบุตรที่กลายเป็นซาตานกำลังพิพากษาเธออยู่ตรงหน้า
558 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai premonición
Baca
+Pustaka
พรางพิษ

พรางพิษ

ท้ายประโยคนั้นเทียนหยดหันมองเขาแวบหนึ่ง สงสารเขาขึ้นมาอีกแล้ว ความสงสารนี่มันคล้ายโรคเบาหวานอยู่อย่างล่ะ คือถ้าได้เกิดขึ้นแล้วก็เหมือนเป็นตัวดูดโรคร้ายโรคอื่นเข้ามา เหมือนเธอในเวลานี้ ที่ความสงสารกำลังพาความรู้สึกอื่นๆ เข้ามาด้วย มันหลากหลายจนเธอไม่สามารถจำแนกได้ว ่ามีอารมณ์ความรู้สึกใดบ้าง “ความจริง ก็มีอยู่ที่หนึ่ง แต่ว่า...คุณต้องสัญญากับฉันก่อนว่าจะเป็นสุภาพบุรุษ ไม่ทำอะไรฉัน เพราะฉันเริ่มกลัวขึ้นมาแล้วล่ะ”
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai premonición
Baca
+Pustaka
Nightmare

Nightmare

Deja Vu ? Bukan, itu bukan Deja vu, tapi Precognitive Dream. Aku sering mengalami Precognitive Dream. Deja Vu dan Precognitive Dream jelas berbeda, Deja vu hanyalah perasaan seolah-olah kita pernah mengalami suatu peristiwa yang nyatanya baru kita alami. Tapi, Precognitive Dream yaitu salah satu mimpi kita yang menjadi kenyataan, kita ingat pernah memimpikan suatu hal dan tanpa kita duga mimpi itu menjadi kenyataan. Coba bayangkan bagaimana menderitanya aku mengalami hal tersebut.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai premonición
Baca
+Pustaka
Memory

Memory

POV. Aksara Dari pantulan kaca spion, aku melihat Hasna berdiri--dia sempat melambaikan tangan dengan ragu. Aku yakin dia akan menunggu, walaupun aku datang terlambat. Aku pasti datang, itu janjiku.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai premonición
Baca
+Pustaka
PROMISE

PROMISE

Keesokan harinya Seorang pria bernama Ziko memasuki galery, dia menjadi pusat perhatian terutama kaum hawa. Tujuan utama Ziko adalah lukisan Promise. Mata elangnya menelisik setiap inci lukisan Promise. Dia melihat nama Aruna pada bagian kanan bawah. Semakin lama dia meneliti lukisan itu, semakin lebar senyum di wajahnya. “Akhirnya satu langkah lagi aku menemukanmu!”
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai premonición
Baca
+Pustaka
Memories

Memories

Apa dia kelainan? Tidak, tentu saja pasti bukan begitu. Itu lebih seperti… Posesif? Cemburu? Aku masih tidak bisa, baik menemukan jawabannya, ataupun bergerak leluasa. Jantungku terasa seperti berlari sangat cepat. Aku hampir saja oleng dan berpegangan pada tembok pendek pembatas aula. Aku sama sekali tidak percaya aku merasakan sensasi seperti ini. Padahal Alisa hanya mengatakan satu kalimat, tapi bagaimana aku bisa merasa begitu terancam? Apa hanya perasaanku saja? Atau itu sungguhan? Mana yang aku harus percaya? Perasaan atau logika?
9.74.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai premonición
Baca
+Pustaka
Hidden In Plain Sight (wolves)

Hidden In Plain Sight (wolves)

“Anyway, suddenly my senses were overwhelmed with you. No offense to you Travis, but I’ve avoided most men because I simply wasn’t interested or not interested enough to disrupt the life I’ve built. The catch is that if I don’t mate once we meet, I will eventually lose the ability to have premonitions, to see warnings about the future.” Travis lifted her chin so he could see her eyes before asking, “do you want to keep this ability? Is it accurate?” Susan’s hands begin to fidget in her lap. “I’ve only had the one premonition about you and your pack, but in it, both you and Alpha Trayvon ignored the warning and paid dearly for it. I couldn’t see the outcome, but I saw between 10-15 men with h
914.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 438 kali sebagai premonición
Baca
+Pustaka
 Curse of the Blood Moon

Curse of the Blood Moon

She felt a premonition that something far from good was about to happen. It must be something to do with the moons and their orbit, she realised. There would be occasional encounters that she would feel some clairvoyance, although such occurrences did not happen very often. Her hunch had been accurate before, and this time, the feeling she had was way more powerful than how she had sensed before. She was adamant that something grim would happen this time, but she couldn’t stay for much longer in the temple. The temple made her feel eerie at times, and the bathroom had already interfered with her magic.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai premonición
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status