Dua Wajah Sang Kaisar
Kyung Eyakunci aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagimadara aku hampir matiharuskah aku matiharus kah aku mati
Sebuah senyuman tipis yang aneh, yang tampak seperti perpaduan antara rasa kasihan dan peringatan yang mengerikan, terukir di bibirnya yang pecah-pecah.
"Jiwa yang menumpang dua langit," gumam sang pertapa tua lagi, kali ini suaranya terdengar lebih jelas dan bergaung di dalam ceruk batu yang lembap. "Kau berpikir kau telah melarikan diri dari takdirmu di atas sana, padahal kau hanya sedang berjalan di atas jembatan yang rapuh. Ingatlah ini, wahai pengelana tanpa rumah... Jiwa yang menumpang dua langit akan ditagih oleh keduanya, di waktu yang ditentukan bulan."
人気のチャプター