Pelukan Terlarang
Pertanyaan pertama datang perlahan, terukur, namun cukup menekan: “Beberapa senior telah mengamati interaksi kalian di proyek kemarin. Bisa dijelaskan bagaimana kalian menjaga profesionalisme di tengah kedekatan yang terlihat?”
Hana menegakkan punggung, menatap Adrian. Ia menarik napas panjang, lalu menjawab, “Kami selalu menempatkan profesionalisme sebagai prioritas. Setiap proyek diselesaikan sesuai timeline dan prosedur. Kedekatan yang terlihat hanyalah koordinasi kerja.”
Adrian menambahkan, dengan suara tenang tapi jelas, “Kami memastikan semua komunikasi dicatat dan transparan. Tidak ada perlakuan istimewa.”
Capítulos em Alta