Suami Idaman
Hanya mengobrol, saling mengolok, lalu nonton film dan hal itu sukses membuat semangat kerjaku membara lagi.
“Nanti kalau udah jadi istri beda lho Jul.” kata Eli, dengan mimic serius. “lo boleh kerja sampai pingsan, tapi tetep ingat rumah. Karena pasangan itu paling utama.”
“Nek…lo curhat ya? Lagi ngebayangin hidup lo bersama suami lo bertahun-tahun lalu?” Ejek Reza tiba-tiba.
“Semprul lo!” Sungut Eli kesal. “Sekali lagi lo ngingetin gue sama sutradara enggak bertanggung jawab itu, gue injek kaki lo.”
Hot Chapters