Menyia-nyiakan Ketika Dia Ada, Menyesal Setelah Dia Pergi
Semua orang mengatakan bahwa Carmel adalah primadona tercantik di Kota Nansa. Kulitnya putih, wajahnya menawan, dan sifatnya bebas serta penuh percaya diri. Pada saat masih bersenang-senang di luar negeri, dia tiba-tiba dipanggil pulang oleh ayahnya melalui sebuah telegram kilat. Di telegram itu hanya ada satu kalimat.
[ Segera pulang dan menikah dengan Alfons. ]
Alfons adalah perwira termuda sekaligus paling menjanjikan di militer. Sifatnya dingin, tertutup, disiplin, dan sangat menjunjung aturan. Benar-benar bertolak belakang dengan Carmel.
Carmel menyukai keramaian, sedangkan Alfons menyukai ketenangan.
Carmel bertindak sesuka hati dan sudah tak terhitung berapa banyak ulah nekat yang per