Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kalimat yang kutulis ringkas, padat, dan menusuk: Aku adalah puisi yang hanya bisa dibaca, Bukan untuk disentuh jari-jari dunia. Namaku: Harga Diri. Tempatku: Keheningan yang sunyi. Di sinilah aku, tak bertamu, tak menemui. "Ck.. ck.. Aku kira puisi dahsyat apa, ternyata cuma begitu? Biasa saja," cibir Bonaga sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tampak cemas, takut kalau-kalau puisi sesingkat itu akan ditolak mentah-mentah dan membuat kami jadi bahan tertawaan seisi ruangan.
101.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 25 Vezes como puisi sunyi
Ler
+Biblioteca
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Dia hanya ingat kalau punya seorang putri bernama Riana. Anak yang sangat manis, penurut, tapi takut dingin dan suka sinar matahari. Setiap kali hujan turun, dia akan berteriak ke arah jendela. "Riana, hujan turun, ayo pulang." "Ibu sudah masakin iga asam manis." Sayangnya, tidak akan pernah ada lagi orang yang menjawabnya. Hujan masih turun. Membasuh segala kotoran di dunia ini.
7.3K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 268 Vezes como puisi sunyi
Ler
+Biblioteca
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Ia nggak nunggu siapa pun, langsung masuk dan naik ke kamar. Begitu pintu kamar tertutup, ia berdiri beberapa detik tanpa bergerak. Sunyi. Selin duduk di tepi ranjang, sepatu masih terpasang. Tangannya bertumpu di kasur, kepalanya menunduk. “Gila,” gumamnya pelan. Ia meraih ponsel dari meja, layar menyala. Jempolnya refleks mengetik satu nama di kolom pencarian kontak.
10703 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 26 Vezes como puisi sunyi
Ler
+Biblioteca
Kembalinya Nona Muda yang Terbuang

Kembalinya Nona Muda yang Terbuang

jawab Lucien tegas. "Sunyi ini bukan berarti kosong. Ini sunyi yang penuh. Ini suara kedamaian yang kita beli dengan mahal. Kita tidak lagi harus mendengar mesin kendaraan di ring satu menyala tiap pukul lima pagi. Aku menyukainya." ***
103.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 96 Vezes como puisi sunyi
Ler
+Biblioteca
Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

Aku, Seorang Istri Tetangga: Gairah Membara yang Terbebaskan

tanya Aldo, memecah keheningan yang mulai terlalu tebal. "Kadang. Saat rumah terasa terlalu…" Raisa mencari kata. "Sunyi." Aldo menatapnya. Benar-benar menatap. Mata yang tidak berkedip. "Sunyi itu berbeda dengan sendiri." "Kamu bilang itu kemarin." Raisa ingat percakapan mereka di teras saat hujan pertama. "Dan kamu masih merasakannya." Bukan pertanyaan. Pernyataan. Seperti ia tahu. Seperti ia bisa melihat langsung ke dalam dada Raisa dan membaca semua kesepian yang tersimpan di sana.
18.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 699 Vezes como puisi sunyi
Ler
+Biblioteca
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

dan menolak semua emosi dan koneksi sebagai "kotoran duniawi" Penduduk desa memiliki mata yang kosong dan suara yang datar. Mereka telah mengasingkan diri dari keluarga mereka, berhenti bercerita, berhenti bernyanyi. Desa itu sunyi—terlalu sunyi. Ini adalah karya The Silence. Bukan dengan kekerasan, tapi dengan bujukan halus—meyakinkan mereka bahwa dengan melepaskan makna, mereka akan menemukan kedamaian.
101.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 31 Vezes como puisi sunyi
Ler
+Biblioteca
Neng Zulfa

Neng Zulfa

sebelum segala suara Engkaulah lengang tempatku berpulang Bunyimu adalah senyapmu Tarianmu adalah gemingmu Pada bisumu, bermuara segala jawaban Dalam hadirmu, keabadian sayup mengecup Saput batinku meluruh Tatapmu sekilas dan sungguh Bersama engkau, aku adalah kepala tanpa rencana Telanjang tanpa kata-kata Cuma kini Tinggal sunyi Dan, waktu perlahan mati ‘Catatan kecil saat langit kelabu di taman bambu’, begitu tulis Dee Lestari di bawah sajak itu dalam tanda kurung. Aku menghela napas kecil. Tepat sebelum jemariku membalik halaman berikutnya, suara Gus Fatih menginterupsi gerakanku. “Zulfa.”
106.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 224 Vezes como puisi sunyi
Ler
+Biblioteca
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Mentari merangkak perlahan dari balik pegunungan yang diselimuti kabut tipis, seperti lukisan tinta di atas kanvas pagi. Di kejauhan, daun-daun cemara Korea menggigil dalam embun, mengguratkan puisi sunyi yang hanya dimengerti oleh jiwa-jiwa yang telah belajar mendengarkan bisikan angin. Di beranda rumah Nyonya Choi yang menghadap ke timur, Lintang duduk bersila, memejamkan mata, meresapi getaran pagi seperti seorang pertapa yang menjahit makna dari setiap napas alam.
3.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 125 Vezes como puisi sunyi
Ler
+Biblioteca
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

Ternyata, menyukai seseorang yang tak pernah bisa kau miliki bukan hanya menyakitkan. Tetapi juga membuatmu terjebak dalam keheningan yang tidak bisa dijelaskan. Dan Alana… mungkin akan terjebak di dalamnya untuk waktu yang lebih lama dari yang ia bayangkan. *** Langit pagi tersapu warna biru pucat dengan gumpalan awan putih yang melayang lambat, seolah enggan beranjak dari tempatnya. Matahari baru saja merangkak naik, mengirimkan cahaya hangat yang jatuh lembut di atas bangunan sekolah. Angin tipis mengalir di antara lorong-lorong, mengusik dedaunan yang berguguran di halaman, menciptakan suara gesekan halus yang hampir tak terdengar.
817 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 21 Vezes como puisi sunyi
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
...
10
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status