Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Enggan Punya Anak

Enggan Punya Anak

Selama seharian penuh kaki dan tubuhku bekerja sangat keras. “Untung pestanya cuma sehari. Biasa ada yang ngadain pesta tiga hari tiga malam. Badan udah mau meleleh aja rasanya,” celetuk Mbak Luna, salah satu asisten Mbak keke yang lebih tua dariku. “Ini aja udah capek banget ya, Mbak.” “Ini mah nggak ada apa-apanya, Farah. Kalau pestanya lebih dari sehari, kita sampai nginep di rumah pengantin.”
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai pun intended
Baca
+Pustaka
PENYESALAN

PENYESALAN

"Siap, Mas!" "Nah, maka dari itu kita mau voting nih, kalian mau pilih liburan kemana? Pantai atau puncak?" tanya Hasbi lagi. Para karyawan Nadia saling berpandangan dan berbisik-bisik. "Yuk, voting ya. Kita pilih suara yang terbanyak. Yang mau liburan ke puncak tunjuk jari ..." Tiga orang tunjuk jari. "Yang mau ke puncak cuma tiga orang?" tanya Hasbi memastikan. Mereka hanya mengangguk sambil bercanda saling senggol rekan di sampingnya.
9.7228.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai pun intended
Baca
+Pustaka
Mendadak Punya Cucu

Mendadak Punya Cucu

Author Pov ********** "Ya Allah, Astaghfirullah, Neng Lila!" Pekikan Mbak Susi membuat Ina terlonjak kaget. Mata Ina terbelalak seketika. Detik berikutnya, pandangannya tertuju pada kepala keponakannya yang mengucurkan cairan merah berbau amis. Kemudian beralih menatap nanar tangannya yang gemetar. Tangan yang sebelumnya ia gunakan untuk melukai putri dari kakaknya tersebut.
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai pun intended
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status