KESEPIAN ABADI
Aku semakin kencang menggedor pintu saat aku merasakan di tempat ini tidak ada udara yang bisa ku hirup, di sini terlalu kosong dan hening, aku kesulitan bernapas dan tenggorokanku terasa tercekik, aku mohon…
Siapapun… tolong aku…
///
“Nevan…”
Aku segera bangkit dengan satu tarikan napas, tubuhku penuh keringat, tetapi hawa dingin terasa menembus tulangku, badanku terasa lemas seperti tidak bertulang, aku menatap sekeliling ruang rawatku, tidak ada siapa-siapa di sini, kosong dan sepi, aku menatap jendela yang belum tertutup gorden, ini sudah malam.
“Huh,”
Bab Populer