Jarak Rindu
Caerinecerita awal pertemuan kitabaru ku sadarii just keep silent but it hurts artinyalirik terlambat sudah aku menyadari
ujar Reza, berjalan setengah langkah di depan, seolah tubuhnya otomatis mengambil posisi penghalang kalau-kalau ia jatuh lagi.
“Aku nggak serapuh itu,” Naya mencoba bercanda.
Reza menoleh, tersenyum. “Aku nggak bilang kamu rapuh. Tapi tangan kamu cuma satu yang bisa dipakai, Nay. Sistem support-nya lagi reduced capacity gitu.”
Naya nyaris tertawa. “Kamu baru aja nyamain aku sama mesin?”
“Mesin itu hal yang paling aku ngerti,” jawab Reza enteng. “Sekarang aku lagi belajar ngerti hal lain.”
人気のチャプター