Ok, Aku Nyerah Bos!
“Selama ada kamu, aku yakin, kita pasti bisa melewati ini semua. Bukankah begitu?”
Wajahku mendongak, menatap wajah Mas Tama yang tidak begitu jelas terlihat.
“Betul, Sayang. Yang kita butuhkan sekarang adalah saling support dan juga kerjasama. Jika lelah, atau bosan, kita harus memberitahu pasangan. Jangan hanya diam saja. Kamu mengerti, kan?”
Bibirku cemberut. Dia sepertinya sedang menyindirku, tapi emang bener, sih. Namun, bukan Naina namanya jika harus langsung mengakui kekalahan.
Bab Populer