Istri Kedua Sang Presdir
kata Rani terharu.
“Sama-sama, Nak.”
“Kalian lagi bahas apa? Asik bener?” tanya Galvin menimbrung.
“Eh, Sayang. Sini, Nak. Kebetulan Ibu masak banyak hari ini,” ujar Helena menarik putra semata wayangnya untuk mendekat.
“Baiklah, aku juga sedang merasa lapar,” sahut Galvin sembari duduk di samping kursi istri keduanya.