Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Boss My Husband

My Boss My Husband

kata Rania bergegas ke arah sepeda miliknya. Sakti mengerling. Ia tak habis pikir, rania melepas genggamannya dan berlari ke arah sepeda yang tergeletak di pinggir jalan. Sejenak, Rania mengerling ketika melihat rantai sepeda miliknya terlepas dari tempatnya. Ya Tuhan, aku tak menyangka tendangan mereka begitu ampuh! gumam batin Rania mengamati sepedanya.
8.630.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 849 kali sebagai rak depan sepeda
Baca
+Pustaka
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

pinter sekali memang mas Damar kalau urusan membela diri. "Yang waras harus mengalah!" ucap Rena. ***** Setelah selesai sarapan, kami duduk duduk dulu. Setelah energi kembali terkumpul, aku menggowes sepedaku. Berkeliling, berputar putar, menggoda Rayyan yang mengejarku. “Rayyan mau naik?” Tanyaku. Dan anak itu pun mengangguk. Rendra membantuku menaikkan Rayyan di boncengan sepeda. Setelahnya, aku mengikat kedua kakinya di bawah sadel agar tidak terlibas jari jari roda dengan sapu tanganku.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai rak depan sepeda
Baca
+Pustaka
Suami Janda Paling Setia

Suami Janda Paling Setia

Aku rasa lebih baik berbonceng empat dari pada mereka berjalan kaki. "Yura bisa di depan!" titahku. Anak itu nurut, ia naik di depan dan Mixi di belakang. Sempit sekali motor ini. Aku bahkan mepet ke depan. "Semoga suatu saat bisa beli mobil," batinku.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai rak depan sepeda
Baca
+Pustaka
Wanita Sandwich

Wanita Sandwich

Sungguh, anak yang tak tahu malu dia ini. Ia pun patuh saat mama Rostiana meminta mereka untuk mencuci tangan dulu di keran halaman depan sebelum masuk dan memarkirkan sepeda dengan rapi di carport samping rumah. Juga melepas sepatu dan menaruhnya di rak khusus di teras.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai rak depan sepeda
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Bukan Mantanku

Tetanggaku Bukan Mantanku

Pagi harinya Risa terbangun dengan mata sembab. Dia bahkan harus mengompres kantung matanya agar tak terlalu menonjol. Risa mengeluarkan sepeda motornya dengan hati-hati. Sepintas melirik ke rumah tetangga sebelah, ternyata mobilnya sudah tak ada. Fix, Risa harus berangkat sendiri rupanya.
1017.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai rak depan sepeda
Baca
+Pustaka
Dendam Wanita Simpanan

Dendam Wanita Simpanan

Saat teman-teman sekelas menceritakan serunya kencan, yang aku tahu hanya belajar dan belajar saja. Setelah melewati simpang empat kecil, Kak Rahmad yang terus mengambil jalan lurus akhirnya memelankan laju sepeda motornya. Dia berhenti sebentar sambil menoleh ke belakang, kemudian mengalihkan pandangan ke depan. Lampu sein di bagian kanan yang tampak menyala membuatku bisa menebak kalau Kak Rahmad pasti ingin menyeberang atau mungkin berputar balik.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai rak depan sepeda
Baca
+Pustaka
AKU ADA DI BELAKANG

AKU ADA DI BELAKANG

Qiana menerima helm dari tangan Dewa sekaligus jawaban, tidak masalah untuknya mobil, motor kah, atau angkutan kota sekalian pun. Motor Dewa hidup dengan Qiana duduk di belakang. Siluet dari sinar matahari pagi menampilkan keduanya sedang berhenti di bawah lampu merah. "Koran, koran, koran." Penjaja asongan, anak-anak membersihkan kaca-kaca mobil dengan pembersih debu dari bulu ayam. Di sudut tiang jalan tunawisma menengadahkan kotak pada para pengendara.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai rak depan sepeda
Baca
+Pustaka
Gadis Penebus Hutang

Gadis Penebus Hutang

sahut Hegar. "Masa, sih, tapi ko gue ngga denger yah," kata Prita menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Makanya kalo lagi naek sepeda itu jangan ngelamun. Bahaya tau, Ta. Kalo sampe lo ketabarak mobil trus lo kenapa-napa gimana?" sahut Hegar khawatir hal buruk akan menimpa Prita jika melamun dalam posisi mengendari sepedanya.
1056.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai rak depan sepeda
Baca
+Pustaka
DITALAK SETELAH AKAD

DITALAK SETELAH AKAD

Aku benar-benar heran, tujuan keluarga ini menyimpan semua barang rongsokan itu apa? "Arsih, sepeda bekas dan juga kereta bekas itu simpan di depan. Mungkin nanti ada yang mau perbaiki atau kita kilokan saja!" perintah Wak Yanto setengah berteriak. Sedari awal, ia batuk terus-menerus karena debu di ruangan ini bagai pasir di Gurun Sahara. "Mana ada yang mau memperbaiki sepeda kadaluarsa seperti ini," gerutuku mengangkat sepeda yang cukup besar dan tinggi.
1020.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 654 kali sebagai rak depan sepeda
Baca
+Pustaka
Gadis? Tidak, aku Menyukai Wanita Dewasa!

Gadis? Tidak, aku Menyukai Wanita Dewasa!

"Tante Risma, silakan naik kemotor." Raka naik motor lebih dulu karena ada koper tersangkut di depan motornya. Jadi cara dia duduk terlihat sedikit aneh. dan kebelakang Setelah Tante Risma naik ke jok motor, dia menekan punggung Raka dengan erat. "Ayo pergi, Raka..." Mendengarkan suara lembut Tante Risma, dia tahu bahwa Tante Risma mungkin tidak memiliki kekuatan tersisa di tubuhnya sekarang.
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai rak depan sepeda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status