Rasaku Ditelanjangi
Menunggu waktu berjalan lambat agar obrolan kami bisa lebih panjang.
Satu mangkuk bakso akhirnya tiba, mengepul dan harum. Aku langsung mengambil sendok dan sumpit plastik, mengaduk kuahnya sambil mencicipi sedikit.
“Enak,” gumamku. “Hangat. Gurih. Mirip kamu.”
Arga tertawa, agak keras. “Gimana caranya bakso bisa mirip aku?”
“Ya kamu hangat, gurih... dan bikin nagih,” bisikku pelan.