Diary Yang Basah
Sibuk oleh hiruk–pikuk kenangan, kekinian dan harapan yang liar melintasi pikiran tanpa kendali.
Ranny masuk ke dalam kamar. Ranny merebahkan tubuh sejenak ke ranjang, lalu bangkit dan menggapai sebuah novel, dengan rasa prnasaran akan cerita Ranny membaca Novel tersebut sampai selesai. tersisa beberapa halaman saja, terdengar lolongan anjing. Lolongan anjing dalam irama yang kacau dan penuh gairah. “Lolongan anjing, sebagai pertandah bahwa ada yang sedang lewat. Tetapi, siapa yang berani lewat selarut ini?” gumam Ranny.
Bab Populer