Aku bukan yang Pamanku Mau
Lampu-lampu klub terus berpendar tidak beraturan, memantul di gelas-gelas bening yang berderet di atas meja. Musik berdentum pelan namun stabil, cukup keras untuk menenggelamkan percakapan, namun tidak cukup kuat untuk mengusir kegelisahan yang menempel di dada Rena. Ia duduk di samping Raiya, memperhatikan bahu sahabatnya yang naik turun tak beraturan, napasnya berat, matanya sembab, dan pipinya basah oleh air mata yang tak lagi diseka.
인기 회차