KISAH KELAM PERAWAN DESA
Saras pagi itu dengan menahan sakit di selangkangannya, ia pergi ke kamar mandi, saat buang air kecil rasa perih begitu sangat menyiksanya.
Saras hanya bisa menangis, terkadang ia ingin mengakiri hidupnya, tapi saat teringat ketiga adiknya, ia pun kuatkan diri, 'Ya Allah, aku harus kuat, diriku tidak boleh menyerah, aku harus kuat untuk adikku,' suara batin Saraswati menguatkan jiwanya yang rapuh.
Saraswati menangis di sudut kamar mandi, hanya di tempat itu, ia bisa menangis sepuasnya. Terbayang malam laknat saat Broto menggagahinya saat malam pertama mereka.