Diselingkuhi Suami Diratukan Preman Miliarder
Matanya terlihat sendu, seolah-olah sesuatu membuatnya sedih.
"Kenapa? Hujan itu rahmat, kalau tidak hujan semua yang ada di bumi ini pasti mati."
Bastian tertawa kecil, dia melirikku kembali. "Lihat siapa yang bicara, wanita yang menangis di bawah hujan, karena patah hati."
"Ck, apaan, sih!"
"Selain patah hati kamu juga judes, ya."
Aku mendelik. "Masih mending aku nangis karena patah hati, daripada sok cool di depan orang-orang padahal aslinya cerewet."