Mawar Hitam Sang Presdir
kata Jovan, memuji Riyu dengan bangga saat ia dan sang adik, Jiro, sedang berkumpul bersama Riyu, Riku, Mark, dan Chio di rooftop yang kini menjadi markas bersar mereka.
Pujian Jovan itu seketika saja membuat Riyu yang sedang asik melukis di tablet miliknya tertawa kemudian mengangguk. "Tadi aku hanya asal mengatakannya. Tapi... Ternyata julukan itu sangat cocok untuknya," balas Riyu. Jovan, Mark, Riku, dan Chio pun terbahak-bahak setelah mendengar pernyataannya.
"Dia adalah penyihir yang memesona," celetuk Jiro dengan santai dan polosnya sementara netranya menatap balok-balok lego yang sedang disusunnya.
Chapitres populaires