Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

Ketika emosinya mulai mereda ia dan kedua orang tuanya beserta Ria meninggalkan restoran itu. Setibanya di rumah Ria, Evan pun langsung masuk kedalam kamarnya. Beberapa detik kemudian, Prank... Prank... Prank... Pang... Semua benda yang ada di ruangan itu ia pecahkan. Ia benar-benar bingung dengan semua kejadian yang menimpanya.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai ruang rasa
Baca
+Pustaka
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Rasa Nusantara, restoran dengan interior hangat berbalut kayu jati dan lampu gantung temaram, dipenuhi aroma harum rempah yang seolah menggantung di udara. Di salah satu sudutnya yang tak terlalu mencolok, Nadira duduk sendirian, memandangi layar ponselnya. Senyumnya muncul perlahan, seperti bunga yang enggan mekar penuh, saat pesan dari Lukman masuk.
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 511 kali sebagai ruang rasa
Baca
+Pustaka
TEKANAN BATIN SEORANG ISTRI

TEKANAN BATIN SEORANG ISTRI

jawab Rangga dengan nada datar. "Yuk masuk, aku kasih lihat dalamnya bagaimana." Mereka berdua pun masuk ke dalam rumah. Ruangan pertama yang terlihat adalah ruang tamu yang rapi, dengan sofa abu-abu modern dan meja kaca kecil di tengahnya. Dindingnya dihiasi beberapa lukisan minimalis yang memberikan kesan hangat. Ratih terus tersenyum, memandangi setiap sudut rumah dengan rasa kagum. "Mas, ini semua terlalu indah. Aku bener-bener nggak nyangka."
10975 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai ruang rasa
Baca
+Pustaka
Rindu Tak Berujung

Rindu Tak Berujung

Dia masih berdoa terjadi keajaiban dan berharap Saskia bisa sadar lagi. Clarise masuk ke kamar Collin dan melihat lantai yang dipenuhi dengan botol miras, juga Collin yang sudah mabuk berat. Dia merasa sangat tidak rela dan berjalan menghampiri Collin untuk membangunkannya dengan pelan. “Collin?” Begitu melihat sebuah sosok familier, Collin yang masih merasa linglung pun memeluknya secara refleks. “Saskia, itu kamu? Akhirnya kamu bersedia menemuiku juga.”
29.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai ruang rasa
Baca
+Pustaka
Gugatan Cerai Setelah Malam Pertama

Gugatan Cerai Setelah Malam Pertama

Risa duduk di atas tempat tidurnya, memandangi layar ponselnya dengan ekspresi datar. "Mas Denis bawain sosis dan bakso bakar depan Masjid Besar. Ada varian rasa baru dan level pedas yang tertinggi, lho," ujarku, berusaha terdengar ceria. "Mau coba gak?" Risa hanya menoleh sekilas, tanpa antusiasme sedikit pun. “Nggak, Mbak. Lagi nggak pengen.”
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai ruang rasa
Baca
+Pustaka
Rindu yang Terluka

Rindu yang Terluka

RINDU YANG TERLUKA - Kekasih Gelapmu "Assalamu'alaikum." Seorang wanita yang sedang menenteng tas mewah berdiri di antara ruang tamu dan ruang keluarga. Rambutnya yang indah terurai untuk menutupi pipinya. "Wa'alaikumsalam," jawab Daffa dan Bu Tiwi bersamaan sambil memandang siapa yang datang.
9.9188.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai ruang rasa
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

​Rian melepaskan rangkulannya, berjalan ke tengah ruangan, merentangkan tangan. ​"Selamat datang di surga kecil saya," seru Rian bangga. ​Soraya melangkah masuk. Apartemen itu mewah, didominasi warna putih dan biru laut. Ada bar mini yang penuh dengan botol alkohol mahal, sofa kulit putih yang besar, dan... di luar sana, di balkon yang luas, sebuah jacuzzi bundar yang airnya sudah mengepul hangat.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai ruang rasa
Baca
+Pustaka
Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

Saat Aurora membuka pintu dan menyalakan lampu, Rasya masuk dengan langkah pelan, matanya mengobservasi sekeliling dengan rasa ingin tahu yang tulus. Ini pertama kalinya Rasya menginjakkan kakinya di "wilayah suci" Aurora. Ruangan itu sangat... Artistik. Wangi diffuser aroma white tea dan lili blossom menguar lembut. Ada rak buku yang penuh dengan majalah mode dan buku sejarah seni. Sketsa-sketsa kasar tertempel di papan inspirasi, dan kain-kain perca berserakan di meja kerja.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai ruang rasa
Baca
+Pustaka
Istri Paksa Sang CEO Posesif

Istri Paksa Sang CEO Posesif

katanya menggoda. Nayla spontan tertawa kecil, matanya sedikit berair karena lelah tapi juga lega. “Rendang Norwegia itu kayak gimana, Rian?” “Ya, daging rusa dimasak santan, gitu kali ya?” Rian menjawab sambil cengengesan, membuat suasana yang tadi tegang berubah jadi hangat. Raven menimpali, “Rian, kalo kamu buka restoran, pasti pelanggan kabur semua.”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai ruang rasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status