Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Lawyer Battle

The Lawyer Battle

'' ajak Adinara sambil berdiri, bersiap untuk pergi. '' Tapi kamu yang bayar yah,'' pinta Laras. '' Iyah, aku yang bayar!'' '' Di tempat biasa?'' '' Iyaah!'' Laras tersenyum penuh kemenangan saat Adinara bersedia mentraktirnya makan. Dengan langkah cepat, Laras berusaha mengimbangi kecepatan jalan Adinara yang ada di hadapannya. Adinara masuk ke rumah makan itu, dan di sambut senyuman hangat oleh Bu Mar. Tapi kemudian langkah Adinara berhenti di satu titik, saat matanya melihat sesuatu.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai rumah makan laras
Baca
+Pustaka
BUKAN PEREMPUAN PANGGILAN

BUKAN PEREMPUAN PANGGILAN

"Laras bikin semur telur sama bakwan udang, Bu. Ada sayur bening dan sambal terasi juga." "Oalaah! Pasti enak banget!" Purwanti kegirangan. Dia segera menghampiri Laras. "Ibu kepingin makan bareng Bagas, tapi kok dia lama banget?" ujar Purwanti. Matanya memandangi semua hidangan di meja makan. Masakan Laras sangat cocok di lidahnya. Laras tersenyum. Kemudian dia mendengar suara motor yang menepi.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai rumah makan laras
Baca
+Pustaka
Putri dari Desa

Putri dari Desa

Dalam sunyi, Laras menyadari, ia telah kehilangan lebih dari yang pernah ia bayangkan. Malam itu, Laras duduk di kursi depan cermin, menyisir rambutnya yang panjang dengan gerakan lambat. Kamar yang besar dan mewah di rumah ini tidak memberikan kenyamanan. Suara tawa dari lorong luar terdengar samar Maya dan Siska, berbicara pelan sambil tertawa kecil. Mereka selalu membuat Laras merasa seperti orang luar, meskipun mereka adalah 'keluarga' dalam pandangan Adrian.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai rumah makan laras
Baca
+Pustaka
Mantanku Calon Mertuaku

Mantanku Calon Mertuaku

“Ya udah, nanti buatkan teh buat temennya Mbak ya?” Bagas hanya menganggukkan kepala karena mulutnya sudah terisi nasi goreng kesukaannya. Aku bergegas menemui Loli di ruang tamu. Ternyata Loli datang bersama majikannya seperti yang dijanjikannya waktu di rumah sakit. “Ini, Mi. Namanya Laras Widyaningrum, temanku sewaktu SD. Gimana ? Masuk kriteria nggak?” kata Loli.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai rumah makan laras
Baca
+Pustaka
Lara Cinta

Lara Cinta

Memberikan sinyal pada Zeva untuk berhenti bicara. Untungnya tepat beberapa menit setelah itu makanan datang dan dihidangkan di depan mereka. Makanan yang mereka pesan, benar-benar makanan nusantara. Ada nasi satu bakul kecil, lauk dan sayur pesanann mereka. Kemudian dipasangkan dengan lalapan dan sambal. Setelah itu, waiter juga membawa piring kosong dan mangkuk cuci tangan. Dengan sigap, Zeva langsung mengambil piring, mengisikannya dengan nasi. “Segini cukup?” tanyanya.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai rumah makan laras
Baca
+Pustaka
Saat Aku Berhenti Menjadi Istrimu

Saat Aku Berhenti Menjadi Istrimu

Suara sendok dan piring yang beradu pelan terdengar di sekitarnya. Lokasi makan malam berada di restoran yang dikelola oleh mertuanya. Matanya menjelajah, mencari orang-orang yang baru beberapa hari lalu ia sebut sebagai keluarga. Salah seorang pramuniaga di sana berjalan menghampiri Laras. "Bu Laras, mari ke sebelah ini." Ia kemudian memandu Laras menuju meja tempat keluarga Bagas berada.
561 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai rumah makan laras
Baca
+Pustaka
Kepincut Boss Ndeso

Kepincut Boss Ndeso

Jazil mengajakku bersama ke tempatnya, sekalian makan siang. "Ok, sip. Kau siap-siap, Laras!" katanya, kemudian berpaling ke arah Jazil. "Laras ini orang Solo. Dia tidak mengerti bahasa Madura. Lebih banyak kau pakai bahasa Indonesia saja," jelas Pak Lartomo.
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 639 kali sebagai rumah makan laras
Baca
+Pustaka
Pesona Adik Ipar

Pesona Adik Ipar

Pits melajukan motornya dengan santai, pria itu ingin menikmati kebersamaannya dengan Laras. "Bagaimana kalau kita makan dulu?" ucap Pits dari motornya. "Terserah kamu," ucap Laras pasrah. Pits menghentikan motornya di depan rumah makan sederhana. Saat turun dari motor Laras memperhatikan tempat itu, ada rasa heran dalam hatinya. "Kita makan di sini?" tanya Laras seolah tidak percaya Pits mengajaknya makan di tempat itu.
916.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai rumah makan laras
Baca
+Pustaka
Cinta itu Love

Cinta itu Love

Mengingat semalam bibir Laras tersungging, dia sedikit berlari ke arah pintu. "Mau ke mana?" tanya Excel. "Mau masak mie, kamu mau?" tanpa menengok Laras menjawab. Excel mengangguk. "Mau nggak??" tanya Laras lagi karna tak ada jawaban. "Iya, mau." Selama memasak Laras terus senyum-senyum juga tersipu. Dua mangkok mie telor plus sosis tersedia di meja makan. "Bang. Ayo buruan." Laras melongok ke kamar.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai rumah makan laras
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status