Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Bukan Pelakor

Aku Bukan Pelakor

Prolog *** Suasana rumah sederhana milik salah satu warga kampung Anyelir terlihat ramai. Kediaman bernuansa biru laut itu adalah milik kelurga Pak Baron. Sebuah acara sakral dan penting akan segera digelar di sana. Pesta pernikahan anak gadis pertama mereka.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Buruk Rupa

Legenda Pendekar Buruk Rupa

ucap Sakwa. “Istirahatlah!” pinta Jabali lalu menarik tangan Roh Panglima menuju kediaman yang mereka sudah pilih. Sakwa pun mengehela napas lalu bergegas memilih rumah tempat tinggalnya. Wilayah itu begitu luas. Rumah-rumahnya tersusun rapih. Terbuat dari kayu dan beratapkan jerami. Pohon-pohon berbuah tumbuh di halamannya. Di sekeliling kawasan rumah-rumah itu ada pagar tinggi dan dijaga ketak oleh para prajurit istana itu.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
Istri Muda Sang Presdir

Istri Muda Sang Presdir

Pria itu tahu bagaimana seleranya, jika tidak mana mungkin Aldi membiarkan Jiwa mengetahui keberadaannya di Jogja. Benar saja, rumah yang Aldi tunjukkan sangat sesuai dengan bayangan Ayuda. Rumah modern minimalis dengan dua lantai dan dinding yang didominasi oleh kaca. Melihat rumah itu Ayuda seketika mengingat Dira. Ia pun mengambil ponsel di dalam tas dan melakukan panggilan video dengan saudara kembarnya itu. “Ayuda, apa kabar?” suara renyah Dira terdengar, dia melambaikan tangan sambil menyuapkan makanan ke mulut.
1090.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
Arya Tumanggala 2

Arya Tumanggala 2

seru Kridapala perlahan saat melihat satu-satunya rumah dalam luasan perkebunan. Rumah itu sangat sederhana, khas kediaman rakyat jelata di Kerajaan Panjalu. Dindingnya berupa geribik, dengan tiang-tiang penyangga berupa lonjoran kayu bulat utuh. Anyaman daun nipah lebar-lebar menjadi atap. Kridapala menyentak tali kekang kuda, mengarahkan hewan tunggangannya itu masuk ke halaman rumah. Setelah mengamat-amati keadaan rumah sejenak, bekel kerajaan itu melompat turun.
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 485 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

Tiap percakapan dengan Nurul seolah membuat waktu membeku. “Eh kamu kalau ngomong jangan pas banyak kendaraan lewat deh,” pinta Nurul. “Kenapa emangnya?” “Aku kayak yang, hah iya apaan, nggak kedengaran tau.” Memasuki perumahan Citra Maja, barulah jalan mulai bagus. Perumahan ini menjadi jalan pintas jika tidak ingin memutar dari jalan utama. Barisan kavling rumah baru berjajar dengan berbagai ukuran, perumahan ini sangat luas. Keluar dari perumahan Citra Maja Alif langsung mengarahkan motornya ke Jalan Raya Cisoka menuju Telaga Biru Cisoka.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
PENDEKAR TAPAK DEWA

PENDEKAR TAPAK DEWA

sahut Bumi Osu sembari meletakkan pantatnya di atas permadani, berhadapan dengan La Mudu. “Lantas apa saja yang tersisa di pulau saat ini?” “Bangunan yang tersisa hanya jompa dan isinya, Ananda Jawara. Saya punya rencana untuk mengajak warga untuk membongkar jompa-jompa itu dan membawanya ke daratan berikut isinya.” ( Jompa = lumbung padi). “Lalu yang dimuat dengan kapal-kapal Bumi Osu apa saja?” “Ada sekitar dua puluh rumah dan dua Uma Naru bekas penampungan para calon pajuri dan sebagian isi jompa, dan lain-lain.”(Uma Naru = rumah panjang).
9.1153.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai rumah perjala
Tampilkan Ulasan (62)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Orchid Purpura

Orchid Purpura

Rumah bergaya jawa ini terlihat lebih tua dari rumah milik Han. Rumah bergaya klasik itu berada di pinggiran kota Jakarta bagian barat, cukup jauh dari keramaian dan terlihat sangat menakutkan. Seperti tak terurus, rumah itu dipenuhi jaring laba dimana-mana dan debu yang menumpuk. Seperti rumah hantu yang sangat seram. "Apa benar ini perpustakaannya? Kenapa seperti wahana rumah hantu?" tanya Han pada Gwen.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
Terjebak Pernikahan Yang Salah

Terjebak Pernikahan Yang Salah

Semuanya telah direbut oleh Jayden. Segala pertanyaan yang memenuhi kepalanya terjawab saat mereka sampai di sebuah rumah berlantai dua. Rumah itu terletak di perumahan tak jauh dari apartemen Haidar. "Rumah siapa ini, Haidar?" tanya Hera menatap sebentar rumah itu lalu melirik Haidar yang berdiri di sampingnya. "Rumahmu," jawab Haidar.
1046.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
The Time Replayers

The Time Replayers

Kami pun berboncengan membeli makan malam untuk teman-teman. “Pulang sendiri?” tanyaku pada Starla di akhir hari pertama yang telah gelap. “Iya,” jawab Starla. “Rumahmu di mana?” “Di Pajajaran,” “Naik apa?” “Angkot aja,” “Bareng aku yuk?” “Lho, rumahmu emang di mana?” “Di Ciumbuleuit,” “Lah, malah jauh dong kalo bareng aku?”
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Tak jarang konsumennya suka sekali dengan jahitannya yang sangat rapi dan presisi. Sebuah rumah di pedesaan, rumah sederhana yang terbuat dari kayu dan dibuat panggung agar tidak bersentuhan langsung dengan tanah adalah tempat berteduh Adhimas dan orangtuanya. Rumah berukuran 5m x 10m itu menjadi saksi sejarah mereka selama tinggal di Karanganyar. Hingga akhirnya mereka harus pindah ke Jakarta dengan suatu alasan.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai rumah perjala
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status