Abby and Her Amulet
Aku hampir saja akan menyemburnya namun ia segera mendorong paha kalkun, yang sempat terjatuh di atas salju, ke dalam mulutku.
Ia bangkit dan membersihkan tubuhnya dari salju, "Abby, mulutmu bau kalkun."
"Terimakasih." Sahutku pendek saat bangun dan mau tak mau mengikuti langkahnya dari belakang.
Sekitar satu jam kemudian, aku melihat sesuatu seperti rumah yang terletak dari kejauhan.
Rumah itu nampak mencolok di dataran salju putih. Bangunan, yang cukup besar itu, sepenuhnya dibuat dari kayu bercat hitam.
Bab Populer