Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Sasha takut menyesal apabila semua sudah terlambat. Tanpa sadar malam sudah semakin larut. Sasha melirik jam dinding dan matanya melebar. Jam setengah satu pagi! “Mammi, aku ada kelas pagi besok,” seru Sasha sambil membereskan barang bawaannya. “Aku boleh pulang lebih dulu?” “Tentu Sasha.”
9.421.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai sajak pagi
Baca
+Pustaka
Pria yang Tidur Denganku Ternyata Paman Tunanganku

Pria yang Tidur Denganku Ternyata Paman Tunanganku

“Aku sudah siap. Mau ke mana kita sekarang?” Sasha mengusap perutnya yang rata. “Sarapan,” sahutnya. Pagi di Mer du Sud terasa berbeda. Angin hangat menghembuskan udara dari laut. Sekali lagi, Sasha menghirup udara dalam-dalam. “Roti sepertinya enak!” Sasha sudah berliur. Ia merasa sangat lapar setelah Jade menghabiskan tenaganya semalaman. Entah kenapa Jade begitu buas, tidak seperti biasanya.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai sajak pagi
Baca
+Pustaka
JEJAK HASRAT

JEJAK HASRAT

Selamat membaca dan selamat menikmati! Setiap pagi, saat matahari baru saja terbit, Tante Asih dan Satria berlari bersama di jalur jogging perumahan. Di sepanjang jalur itu, mereka sering kali berpapasan dengan warga lainnya yang juga menikmati olahraga pagi. Namun, bagi Asih dan Satria, jogging bukan sekadar olahraga; itu adalah waktu yang mereka tunggu-tunggu untuk saling melihat dan merasakan kehadiran satu sama lain. "Asih, kamu semakin cepat saja larinya," goda Satria sambil melirik ke arah tubuh Asih yang tampak segar dan bugar dalam balutan pakaian olahraganya.
1041.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sajak pagi
Baca
+Pustaka
Jangan Pilih Aku

Jangan Pilih Aku

Meski matanya masih setengah terpejam, anak itu tidak terkejut karena terbangun di tempat yang asing. Alia menyeka matanya dan membalas senyuman Ivan “Pagi Ivan.” “Pagi, bu. Bu , Om Saka mana?” Kelopak mata Alia bererak-gerak mencari alasan, sepertinya Ivan tidak mengerti kalau Saka dan Alia belum boleh di satu kamar yang sama. Tok.. Tok.. Pintu depan di ketuk Saka yang sudah siap berangkat kerja. Dia mengenakan kemeja putih, dengan rambut yang rapi.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai sajak pagi
Baca
+Pustaka
PERFAKE HUSBAND

PERFAKE HUSBAND

Kalau diperhatikan malah si Adit lebih dekat dengan mama daripada ibu. “Ra, si Askara buang hajat tuh.” seloroh Adit sambil merentangkan tangannya dengan mama. “Ini mau di cebokkin.” “Ra, maaf ya mama gak nyebokkin. Udah waktunya senam pagi.” Aku tersenyum, “Gak papa, ma, ini ‘kan hari minggu.” Aku memasuki kamar, “Selamat pagi Askara Ananta. Kamu udah poopnya? Mama cebokin sekarang ya?”
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai sajak pagi
Baca
+Pustaka
Sepiring Talak di Pagi Hari

Sepiring Talak di Pagi Hari

Tidak terasa, air matanya menitik. Dulu, Zia pernah disuguhi sepiring talak di pagi hari oleh Satria. Kini, di pagi ini, ia disajikan secawan madu di pernikahan keduanya. Kata-kata dan perlakuan manis Faruq semalam, benar-benar membuatnya bertualang menerobos, melayang, pertama kali di surga dunia. Wanita itu berharap, cukup madu sebenarnya yang selalu ia rasakan, bukan madu dalam arti wanita kedua. “Mas, ayo bangun. Sudah Subuh,” bisik Zia.
1051.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai sajak pagi
Baca
+Pustaka
Jaga Jodoh Sejak Dini

Jaga Jodoh Sejak Dini

“Katakan.” “Aku …” Kenapa rasanya berat banget mau curhat perkara hubungannya dan Dafa pada Zian. Seperti melakukan kesalahan besar saja jika mengungkapnya. “Kakak lagi sibuk kah? Apa dari sini balik ke kantor lagi?” “Nggak. Malam ini memang sengaja luangin waktu buat ke sini,” terang Zian. “Ayok kita jalan keluar,” ajaknya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai sajak pagi
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Ibu Untuk Anak Bos

Mendadak Jadi Ibu Untuk Anak Bos

Namun, begitu pintu terbuka Matahari dapat melihat Saka yang tengah duduk di atas ranjang dengan buku ditangannya serta mata yang menatap Matahari. "Eh? Udah bangun? Kakak kirain kamu belum bangun. Lagi ngapain?" Ucap Matahari dari balik pintu dan hanya menyembulkan sedikit saja kepalanya. "Baca buku. Kenapa gak masuk aja?" Matahari menggeleng. "Takut ganggu kamu. Kamu rajin banget jam segini baca buku." Saka menggeleng. "Aku baca buku karena nanti ulangan." Wajah Saka terlihat begitu polos, membuat Matahari terkekeh melihat tingkah anak berumur sembilan tahun itu.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai sajak pagi
Baca
+Pustaka
Kisah Aletha Anasya

Kisah Aletha Anasya

Pagi hari Hujan deras menguyur pagi hari. Hari ini Aletha libur kuliah, sebenarnya pagi ini Aletha berniat untuk joging namun batal karna hujan turun. Aletha segera ke dapur untuk membuat sarapan, setelah sarapan jadi Aletha memfoto sarapannya dan memasukkan ke story ignya. Dengan capt “@Alethanasya membuat story” Story Aletha yaitu potret sarapan Aletha dua buah Roti tawar dengan scrambled egg dan segelas susu hangat.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai sajak pagi
Baca
+Pustaka
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

" ucap Jingga yang terus mensyukuri semua yang kini hadir dalam hidupnya. Selesai shalat subuh, Badai langsung bersiap ke kantor. "Mas Badai, sarapannya sudah siap." ucap Jingga. "Sayang, maaf aku lupa memberitahumu. Aku tak biasa sarapan pagi, nanti saja makan siang yaa." ucap Badai sambil mengenakan jas nya. "Baiklah," ucap Jingga menjawab sambil membantu Badai berpakaian.
825.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 871 kali sebagai sajak pagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status