Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Two Times

Two Times

Tampak disebelah mereka terlihat Adam yang sedikit cemburu saat melihat Reisa yang terkagum - kagum dengan penampilan Arvin, sesaat ia menutup kedua mata Reisa dengan kedua tangannya. "Dam, apaan sih ?" Ucap Reisa. Tak lama Adampun melepaskan tangannya dari wajah Reisa. "Hei jangan bilang kau.. cemburu ??" Ucap Reisa sambil tertawa lebar. "Sekeren - kerennya penampilan Arvin saat ini, tidak akan mampu mengalahkan lelaki yang ada disampingku saat ini." Ucap Reisa sambil melirik ke arah Adam.
8.68.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai second best
Baca
+Pustaka
Second Woman

Second Woman

“Njirrr, sialan kamu, Bar.” “Ya, bodoh amatlah. Pacaran doang nggak ada untungnya, lihat nilai ujian kamu pada kebakaran semua.” “Ya Ya Ya. Aku sadar, otak kamu itu bagaikan Albert Einstein!” “Kamu itu ya, sekolah yang bener. Masa hobi nggak berubah. Jadi tukang copy paste!” “Nggak usah kamu perjelas dech, Bar. Aku emang bodoh masalah pelajaran, tapi menaklukan hati perempuan adalah aku ahlinya,” kekehnya.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai second best
Baca
+Pustaka
KALI KEDUA

KALI KEDUA

‘Jika kesempatan pertama disia-siakan, maka jangan berharap ada kali kedua. Tuhan menguji mereka dengan permasalahan yang berulang, seakan Tuhan ingin kembali menyadarkan bahwa cinta terbesar dan terdalam hanya boleh dipersembahkan untuknya bukan kepada makhluknya. Rina menatap Byanca dan Ken tidak terusik sama sekali. Mereka tidur begitu lelap. Ponsel Rina berbunyi menampilkan ratusan notifikasi, ternyata unggahan banyak dikomentari.
1047.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai second best
Baca
+Pustaka
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Mama dan Papa mertuaku terlalu sibuk di dunia bisnis. Aku menikmati permen kesukaanku. Alphenlibe caramel. Biasanya Kak Erland selalu menyetoknya di mobil. Entah sejak kapan dia memperhatian kebiasaanku mengemut permen agar mengurangi rasa gugupku. "Apa permen itu sangat enak?" "Bukan hanya enak tapi ini memberikan efek melebihi kafein pada cokelat." "Oya? Kamu ga batuk makan segitu banyaknya?"
9.74.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai second best
Baca
+Pustaka
Janji Kedua

Janji Kedua

Hal yang harusnya serius pun menjadi kacau. "Jangan cemberut," ujar Satrio lagi. "Ganti dokter, beliau dulu dosenku. Dia lebih bagus dariku. Mau?" "Iya." "Aku akan pilih untuk dokter androloginya. Terbaik dan kupercaya cara kerjanya," sambung Satrio. "Dokter Andrologi?"
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 571 kali sebagai second best
Baca
+Pustaka
Lelaki Kedua

Lelaki Kedua

“Yayat!” “Kamu baik-baik aja ‘kan?” Sambungan aku putus sepihak. Bagaimana mungkin baik-baik saja jika nyatanya rasa ini telah mendua. Farhan. Andaikan kamu muncul satu kali lagi aja.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai second best
Baca
+Pustaka
Tes

Tes

Aura Lika 12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai second best
Baca
+Pustaka
HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA

HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA

"Hei... kalian! kalian disini dibayar itu untuk kerja ya bukan untuk enak enakan." Baru saja mereka membicarakan Seseorang yang sejak lama menyukai Bos mereka, Tiba tiba sekarang wanita itu muncul di hadapan mereka dan menegur mereka. Wanita tersebut adalah Laretta yang terkenal memiliki karakter yang tidak ramah angkuh dan juga judes. Laretta selalu merasa bahwa Bosnya juga memiliki perasaan yang sama dengan diri nya. karena keramahan dan kebaikan sang Bos kepada nya lah membuat Ia berfikir Bos nya yang tidak lain adalah Andrean juga menyukai nya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai second best
Baca
+Pustaka
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Dunia memang benar-benar sudah gila. Sampai lima menit terakhir ini, aku sudah mendapatkan lebih dari dua puluh lima DM yang tidak penting. Mengatakan kepadaku bahwa aku bukan orang yang cocok dengan Bang Radit, atau juga anggapan bahwa aku adalah orang ketiga dari hubungan Bang Radit dan Kak Kaluna. What the hell?
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai second best
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Yang Kedua

Terpaksa Menjadi Yang Kedua

Trinngg Bu Mira mengalihkan perhatiannya dari sebuah acara TV yang tengah ia nikmati, "Raisa..." Dengan segera Bu Mira menerima telepon tersebut dengan sebuah senyuman, "Hallo, Sa?" "Ibu, bagaimana keadaan ibu sekarang?" tanya Raisa di seberang sana. "Ibu baik-baik saja Ras, bagaimana dengan dirimu?" Bu Mira balik bertanya. "Raisa juga baik Bu." Bu Mira mengangguk kecil. "Tumben kamu telepon di waktu yang mau gelap, ada apa?"
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai second best
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status