Menjadi Pengantin Pengganti Untuk Tuan CEO
Senyum itu bukan sekadar gerak bibir, melainkan pernyataan diam tentang keberanian dan harapan.
Leon, yang duduk bersandar santai di seberangnya, menoleh sambil menaikkan satu alis. Ia tidak langsung menanggapi, seolah memberi ruang untuk atasannya mencerna perasaannya sendiri. Lalu, dengan gaya santai khasnya, ia mengangkat bahu. "Zaman sekarang, siapa sih yang tidak bisa mengeluarkan seratus ribu dolar?" katanya dengan nada bercanda, walau ada sindiran halus di dalamnya. "Tapi kamu malah duduk di sini, termenung, main catur sendirian, menunggu keajaiban jatuh dari langit. Seperti tokoh drama di film tahun 90-an."
Bab Populer