Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Stetoskop Hati

Stetoskop Hati

Bukankah pelangi pun selalu menawarkan warna yang cerah pada penikmatnya? Menikmati ciptaan-Nya adalah salah satu warna cerah yang menghiasi hariku. Aku tidak tahu kapan tepatnya mengagumi. Aku tidak tahu kapan tepatnya menaruh keinginan untuk selalu ada dia dipergantian hari. Cukup kunikmati, meski terlintas apa yang aku lakukan saat ini adalah sia-sia, sebab dengan hubungan yang tidak terikat ini dia bisa seenaknya berlalu lalang. Seperti pelangi, ia menawarkan keindahan yang hanya sebentar. Sesuatu yang berkaitan dengan hati memang sulit untuk diterka. Karena hati bukan sebuah program komputer yang bisa diatur. Dia berjalan sendiri tanpa bisa dikendalikan.
9.815.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 429 kali sebagai seperti pelangi
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Like a Fairy Tale

Like a Fairy Tale

“Wah … kau seperti seorang pangeran!” “Tentu saja. Bukankah ini kesempatan yang bagus? Suasananya sangat indah … seperti mimpi. Aku boleh melakukan apa saja yang aku mau bukan?” tanya Aciel bersemangat.“Mimpi? Kalau begitu … bisakah ini menjadi bersalju?” tanya Aredel sambil mendongakkan kepalanya. Tak Langit berubah gelap menjadi malam hari. Udara tiba-tiba saja menjadi dingin. Serpihan-serpihan putih lembut turun dari atas langit.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai seperti pelangi
Baca
+Pustaka
DiaLangit

DiaLangit

Sesuai dugaannya, gadis di hadapannya bertanya maksud dari ucapannya barusan. "Hmm." Langit tersenyum geli mendapati raut penasaran dari gadis di hadapannya. Menurutnya sangat menggemaskan. "Beda tipis sama, perbedaan antar aku dan kamu yang menyangkut perasaan, pendapat, atau ide yang berkaitan dengan hubungan kita." "Bangs*t." "Anj*r." "Buaya!" "Monyet!" Umpatan seketika terdengar dari Alex, Ari, Lisa dan Irma begitu mendengar apa yang baru saja diucapkan oleh Langit.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai seperti pelangi
Baca
+Pustaka
Perempuan yang Merengkuh Tabah

Perempuan yang Merengkuh Tabah

kata Bunga menjelaskan sambil memandang Pelangi. "Ooh, kupikir kamu jadian sama Surya. Kasian tuh Pelangi kalau sampai kamu tikung," kata Mentari lagi menunjuk Pelangi dengan isyarat dagunya. "Apa sih, Tika. Sembarangan aja kalau ngomong!" jawab Pelangi dengan mimik tidak suka.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai seperti pelangi
Baca
+Pustaka
SEPERTI MENDUNG

SEPERTI MENDUNG

Kaku. Akan tetapi, dengan melihat bintang, jiwa puitis Riki bisa muncul dan itu sangat membantu sekali untuknya. Adakalanya bintang itu seperti mata Ani yang akan selalu terlihat meskipun sangat jauh. Memang cinta akan membuat gila, segila yang melebih orang gila. Namun, dalam cinta akan menghasilkan kebahagian yang tidak bisa dibeli oleh uang.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai seperti pelangi
Baca
+Pustaka
Istri Manis sang Pewaris

Istri Manis sang Pewaris

ucap Pelangi dengan dingin, membuat senyuman di wajah Jingga seketika memudar. “Pelangi… aku Jingga, kamu nggak ingat sama—” “Ayo, Sayang, kita pergi.” Pelangi menarik tangan suaminya lalu pergi. Tak ingin menyerah, Jingga segera menyusul Pelangi. Mungkin Pelangi tidak mengenali dirinya yang sekarang, pikir Jingga. Ia berusaha membangun pikiran positif. “Pelangi, tunggu! Aku Jingga. Kamu nggak mungkin lupa, ‘kan? Aku kakak kamu.”
10220.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai seperti pelangi
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
eld
ini cerita termanis yg pernah aku baca sih. alurnya juga ga bertele tele, bener2 singkat, padat tapi sekali lagi manis. bahasanya juga enak dibaca, ga kaku dan santai gaya bahasa kita sehari hari yg buat baca jadi nyaman. big thanks to author udah buat cerita semanis ini ...️
Kamarea Donna
Alur ceritanya menarik dan membuat hati pilu seperti bisa merasakan pedihnya hati Jingga dan hatinya yang terkoyak.Lalu dia kecelakaan dan mati bikin penasaran bagaimana kelanjutan kisah ini dgn Jingga yg sudah dibuat mati pada awal cerita, bagaimana nasib anaknya Oliver?Harus baca sampai habis ini
Baca Semua Ulasan
Seorang Anak yang Mirip Denganmu

Seorang Anak yang Mirip Denganmu

Saat itulah kedua pasang mata zamrud itu bertemu, saling melongo. Devita menahan napas untuk mengantisipasi. Situasi ini mengingatkannya pada sebuah adegan dalam telenovela India yang sering ditonton oleh ibunya. Ketika sesuatu yang besar terjadi, kamera berpindah dari satu wajah ke wajah lainnya, memperbesar dan memperkecil, musik yang menegangkan mengalun di latar belakang. Kejadian ini persis seperti itu. Hanya saja, tidak ada kamera dan tidak ada musik yang menegangkan. Yang mereka dengar saat ini adalah lagu Do You Want to Build a Snowman yang berasal dari layar televisi.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai seperti pelangi
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

“Semua warna memiliki warnanya sendiri di balik spektrum. Tak ada warna yang benar-benar terlihat seperti apa yang nampak di luar. Seperti aku dan dirimu, Bee... kita sama-sama hitam kelam dan menyakitkan. Namun hitamnya kita memiliki aura ketebalan berbeda. Dan jika disatukan, menjadi warna hitam yang baru...yang berbeda dari dua warna hitam sebelumnya. Itulah pelangi. Pelangi tak selalu memiliki warna indah yang terkumpul dan memencar. Selama warna itu adalah hasil satu kesatuan, maka bisa disebut pelangi.” “Pelangi hitam?” “Ya.” “Jadi kita berdua adalah hitam dalam pendengaran hatimu?” “Kurasa begitu.” “Kenapa tidak merah muda.” “Kau mengharapkan apa dari warna merah muda?” “Cinta.” “Siap
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai seperti pelangi
Baca
+Pustaka
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

tanya Kaila sambil menengok ke belakang, namun tidak melihat pelangi. “Hadap sini,” ujar Melviano menahan pipi Kaila dengan kedua tangannya. Glek. Kaila menelan ludahnya sendiri. Ia merasa deg-degan sendiri diperlakukan seperti ini. “Enggak ada pelangi,” cicit Kaila pelan. “Ada, sayang. Pelanginya ada di bola mata kamu,” kata Melviano yang mampu membuat Kaila mengulum senyum langsung.
1013.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai seperti pelangi
Baca
+Pustaka
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

Kalau pelangi bersikeras untuk muncul di malam hari, bintang akan menyerang pelangi. “Hahaha … pelangi nya kalah dong, Bu. Eh, tapi mengapa pelangi hanya satu, sedangkan bintang ada banyak, Bu?” tanyaku pada Ibu. “Pelangi nya sombong, sayang. Meskipun indah, tapi sombong. Tidak ada yang ingin berteman dengan pelangi. Besar nanti, kamu tidak boleh menjadi seperti pelangi. Jadilah seperti bintang, meskipun indah tapi tidak sombong. Karena kita hidup di dunia tidak sendiri, sayang. Apapun yang terjadi nanti, pasti kita akan membutuhkan bantuan orang lain,” jawab Ibu.
108.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai seperti pelangi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status