Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Matanya berkilauan terang, seolah-olah seluruh cahaya bintang di langit tumpah ke sana. "Aku tahu di dalam hatimu masih ada luka yang tersisa. Aku tahu kamu mungkin belum sepenuhnya siap. Nggak apa-apa, aku bisa menunggu." "Berapa lama pun itu, aku akan menunggu." Dia mengulurkan tangannya, dengan lembut menyeka tetesan air hujan yang membasahi bahuku. "Aku cuma ingin kamu tahu satu hal." "Hujanmu, biarkan aku yang menemanimu menikmatinya."
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai seperti pelangi
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku Seperti Kau Milikku

Sentuh Aku Seperti Kau Milikku

tanya Leah tenang “Dulu hampir setiap hari, tapi sekarang mulai berkurang” Jawab Kael “Anehnya, tiap malam aku ngerasa seperti dikejar sesuatu yang nggak bisa kulihat. Kadang aku bangun, tapi jantungku sakit banget. Aku pikir itu cuma mimpi, tapi rasanya nyata.”
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai seperti pelangi
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Tak Pernah Sampai Di Pelaminan

Cinta Yang Tak Pernah Sampai Di Pelaminan

"Gelang ini sangat cantik dan sangat cocok untukmu." Chania yang melihat aku tidak marah pun merasa tidak puas. "Kak, ini benar-benar gelang biasa, jangan marah." Aku pun merasa aneh. Untuk apa marah? Aku punya banyak gelang seperti itu, tetapi semuanya ada di rumahku di Kota Jinu. Setelah mendengar ini, Thomas berdiri dan mengerutkan kening serta memarahiku. "Yolanda, jangan membuat keributan."
36.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai seperti pelangi
Baca
+Pustaka
Cintaku Bagai Layangan Putus

Cintaku Bagai Layangan Putus

Aku bersandar ke dalam pelukannya, mendengar tawa anak-anak kami bergema di taman, keluarga kami tetap kokoh. “Tentu saja.” Aku tersenyum. “Semua orang yang aku cintai ada di sini. Hidup aku belum pernah sempurna seperti ini.” Tawa anak-anak semakin riang. Anggur merah terasa kaya seperti kemenangan. Hati aku, akhirnya, menemukan rumahnya. Orang-orang masih menceritakan kisah aku. Mereka menyebut aku bagaikan legenda, dewi balas dendam, ratu yang tak bisa dibunuh. Aku biarkan mereka berbicara.
13.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 516 kali sebagai seperti pelangi
Baca
+Pustaka
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

“Dinda, kamu gambar apa, Sayang?” Dinda tersenyum. “Aku gambar rumah kita, Ayah. Tapi kali ini ada pelangi di atasnya.” “Pelangi?” Dion tersenyum kecil. “Kenapa pelangi?” “Soalnya abis hujan, Ayah. Pelangi datang kalau orang-orang di rumah udah baikan.” Dina dan Dion saling berpandangan. Tak ada kata yang keluar, tapi hati mereka sama-sama bergetar.
683 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai seperti pelangi
Baca
+Pustaka
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Dan delia terkejut ia menunjuk ke atas langit memberitahu Damar bahwa ada pelangi. “Lihat ada pelangi!” Ucap Delia penuh kagum. “Wah iya,” sahut Damar lantas menghentikan sepedanya. Damar langsung mengehentikan sepedanya ia melihat pemandangan pelangi bersama Delia di tepi jalan. Delia sangat kagum dengan warna pelangi yang berwarna–warni. “Kenapa warna pelangi tidak menyatu seperti krayon yang di timpa warna lain." Tanya Delia serius.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai seperti pelangi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status