SHANIA
"Ayahmu menikahi Shania, kemungkinan besar hanya untuk memanfaatkan namanya demi kepentingan politik. Sangat memalukan. Tapi tindakan ini khas ayahmu."
"Iya, iya. Itu sesuai dengan wataknya." Alex mengangguk-anggukkan kepalanya dan kemudian menggelengkan-gelengkannya. Tanda bahwa keterkejutannya di luar batas normal, hingga ia merasa bingung dan kehabisan kata. "Tapi, Om," ucap Alex setelah beberapa saat, "bagaimana mungkin wanita itu—maksudku Shania, bisa bertindak senekat itu?"
인기 회차