DIARY SKIZO
imbuhnya.
"Helehhh!"
"Ati-ati aja!"
"Kenapa?"
"Tar susah kalo aku jatuh cinta," gumamnya dengan sedikit berbisik. Namun tak ada tawa di akhir kalimatnya.
Hissh apa sih. Dasar Kaaaff!
Niat hati kan ingin bersikap cuek, tapi tetap saja muncul lengkungan di bibir ini.
Dialah Kaffah, Si Bunglon tengil yang bisa menyaru menjadi apa saja. Kadang dingin, kadang ramah, kadang perhatian, kadang cueknya naudzubillah.