Sepiring Talak di Pagi Hari
Zuyakata kata istri yang tersakitikata-kata nakal untuk istriistri menangis karena perkataan suamicerita nafsu istri
Ia berpikir, itulah the real persaudaraan.
Acara dimulai dengan temu pengantin. Acara itu kental dengan adat Jawa. Lempar daun suruh, menginjak telur, bobot timbang, nanem jero, kacar-kucur, dulangan, dan sebagainya terlaksana dengan lancar. Saat sungkeman, Zia tidak dapat menahan tangisnya. Ia seperti melihat sosok almarhumah ibunya hadir di acara tersebut.
Zia dan Faruq sungkem secara bergantian dengan Santoso dan Yanti. Sementara orang tua dari pihak Faruq, diganti dengan Farah dan Abdu, suaminya.
Hot Chapters