Kepergianku Membuatnya Gila
Aku mengangguk sambil memukul ringan lututku dengan tangan.
Kedua kakiku dulu memang tidak hancur sepenuhnya, tapi meninggalkan penyakit lama, setiap cuaca lembap selalu terasa nyeri samar.
"Aku sudah dengar, juga sudah cek datanya dan melihat statistik balapnya." Nada suaraku tenang, "Buat kamu, dia nggak perlu ditakuti."
Pembalap dari Sisilia itu sangat misterius, dia tidak pernah memperlihatkan wajahnya saat bertanding, bahkan sampai sekarang media mana pun tidak punya foto wajahnya dengan jelas.