Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Slave

Slave

gumam Hasan dengan kilatan marah yang terpancar dari kedua matanya. Amarah sungguh membakar seluruh jiwa dan raganya hingga sampai membuat Hasan tak terkendali. "Milikku?" ulang Hasan yang tak lama tertawa, merasa bahwa kata milikku yang di ucapkannya terlalu sensitive dan berkahir menjadi posesive. Tersenyum kecut Hasan saat mengklaim Ayesha sebagai miliknya. Ingatlah! Ayesha itu hanya slave—mu.
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai slay
Baca
+Pustaka
Revenge

Revenge

Gladys berhasil melepaskan pegangan tangannya, lalu menendang selangkangan pria yang berdiri di sebelah kanannya, hingga membuat pria itu mengerang kesakitan. "Bangsat, berani sekali kamu. Plak!" Sebuah tamparan keras mendarat di wajah Gladys, gerakannya begitu cepat hingga membuat Gladys tidak sempat menghindar, dan tamparan itu membuat tubuhnya terhuyung, efek dari minuman yang diberikan Tania membuatnya lemas. "Lepaskan dia!" seru Suli. Kedua pria tersebut membalikkan tubuh, dan melihat Suli berdiri di belakang mereka.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai slay
Baca
+Pustaka
FATED

FATED

“Sudah sepantasnya gitu, Jen. Kamu harus cerita apapun ke aku dan begitu juga aku.” Siang itu kami menghabiskan waktu untuk berbincang-bincang mengenai kenangan kami di Melbourne. Hal yang paling Jen ingat adalah aku selalu main Final Fantasy dengan Bill, Joy, dan Kevin sampai mama marah-marah padaku. Aku pun hanya bisa tertawa mendengarnya. Aku juga ingat ketika kita main ice skating bersama dan Jen jatuh. Akhirnya Jen pun harus mengalami patah tulang. Terkadang kenangan itu bukan untuk dilupakan namun untuk tetap dikenang. Dan, begitu pun dengan Melbourne. Melbourne akan tetap kukenang meskipun aku sudah sangat jauh dari Melbourne. *Straya: Straya adalah Australian slang untuk 'Australia.'
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai slay
Baca
+Pustaka
SINNER

SINNER

Lapa memberikan sebuah air, dengan pergerakan yang cepat Ramsey menyiramkan segelas air itu pada Paula. Entah mantera apa yang Ramsey berikan, Paula merasa panas, mata birunya berubah menjadi hitam penuh dan wajahnya berubah gelap; ia mengeluarkan sosok mengerikan dari mulutnya. Paula menjerit, ia melihat sosok dirinya pada jiwa lain; jiwa hitam dengan perawakan yang buruk – sangat buruk dan kemudian sosok itu terbakar, meninggalkan asap hangus.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai slay
Baca
+Pustaka
Sweet Enemy

Sweet Enemy

Brak! ***
1022.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 583 kali sebagai slay
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Annisaa
Dari kemarin mau review gak sempat😭 ceritanya bagus, menarik gak bikin bosan kak 😅 aku suka bangett, btw Dixon nyebelin bgt tp nyebelinnya bikin gemesh ahahah😂 sumpah mereka menggemaskan bgtt 😭😍😍 Semangatt ya thorr nulisnya ❣️
Bae Rhein
Aku udah ngerasa banget kalo dia suka sama Ainsley. Meskipun awalnya mungkin dia cuma iseng, tapi iseng yang berlebihan juga bisa ngebuat kita ketagihan akhirnya pen jahilin terus dan terciptalah rasa kangen kalo ga jailin kan.
Baca Semua Ulasan
LALI

LALI

“Mana ada orang mati karena patah hati, Wa Dewa ...” “Lho akeh, Run. Lha iku sing podo kendat, ngombe racun tikus, lak yo goro-goro patah hati to, Run.” Dewa menampakkan kekhawatiran dan juga kekesalannya. “Iku bunuh diri, Dron, Sodron,” Harun melemparnya dengan bantal yang sudah komar-kamir.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai slay
Baca
+Pustaka
Hurt You

Hurt You

Billy memandang Tyas menahan diri untuk tidak menyerangnya “aku sengaja pakai ini dengan tanpa dalaman apa pun agar memudahkan semua gerakanmu.” Tyas bangkit melepaskan pakaiannya satu per satu dengan gerakan perlahan sedangkan Billy hanya diam memandang apa yang akan dilakukan, meski tahu apa yang terjadi selanjutnya tidak membuat Billy bosan. Cara Tyas memanjakan adik kecilnya selalu Billy sukai dan wajah kepuasannya saat menelan cairan miliknya semakin membuat tidak sabar memasukkan, gerakan Tyas yang pelan membuat Billy tidak sabar diri untuk segera menyatukan milik mereka. Billy menggerakkan bagian bawahnya dengan kasar saat melihat bayang – bayang Zee menari di benaknya, teriakan Tyas
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai slay
Baca
+Pustaka
MINE

MINE

Davin berjalan memutar dengan gaya intimidasinya dan begitu sampai di belakang pria itu, Davin menendang punggungnya dengan keras. Ana memekik begitu tubuh lemah pria itu terpelanting memutar dengan tangan yang masih terikat dengan rantai. Telinga Davin seolah tuli, dia masih melakukan aksinya demi mengorek informasi siapa yang berani mengusik ketenangannya sampai bermain-main dengan nyawa gadis yang dia cintai. "Siapa yang suruh kamu?" tanya Davin kembali menghadap pria itu. "Aku punya empat peluru di sini dan kamu tau kalau satu peluru aja bisa buat kamu mati!"
1034.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 694 kali sebagai slay
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status