Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Aku yang terkejut karenanya hanya bisa berdiam diri di ambang pintu. Septian menatapku dengan tatapan tidak suka, “kenapa masih pakai apron?” Aku tersenyum kaku, “aku baru saja selesai membuat sarapan. Kamu mau ikut sarapan?” tanyaku yang berusaha mengalihkan pembicaraan. Septian terlihat menghela napas sembari menatapku dengan tatapan yang lebih lembut, “apa yang sedang kamu masak?” “Omurice. Masuklah,” aku menyingkir dari pintu dan memersilakan baginya untuk masuk.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as smitten
Read
+Library
Sweet Passion

Sweet Passion

Meski dingin dan tak berperasaan di sekolah, Mutiara tergolong siswi yang cerdas, yang selalu bisa mengharumkan nama sekolah juga. Ia memiliki satu sahabat bernama Jesica. Jesica ini termasuk satu-satunya orang yang sabar dengan kedinginan hati Mutiara. Ada seorang teman lelakinya yang menyukai Mutiara. Murid lelaki itu juga idaman bagi para siswi di sekolah. Meski idaman semua siswi, namun tidak masuk kriteria Mutiara. Itu sebabnya, ia tidak pernah menanggapinya.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 289 Times as smitten
Read
+Library
Simpanan

Simpanan

Smith mengelus miliknya dan berusaha memasukkan miliknya kelubang kenikmatan milik Ayumi yang telah basah. "Ah." Desah Ayumi yang masih dengan kedua mata tertutup rapat. "Sempit? Wah kau masih perawan rupanya." Senyum licik itu dengan jelas bertengger di bibir Smith. Smithpun menghajar tanpa ampun tubuh mungil dibawah kungkungannya itu. Kenikmatan dari mimahkota milik Ayumi benar-benar membuatnya gila. Seakan tak ingin kehilangan satu momenpun, Smith terus menjelajahi setiap inchi tubuh Ayumi yang membuatnya seakan terbakar. Terus memompa dan memberikan tanda kepemilikan sebanyak apapun! Ya, inilah surga dunia yang tak pernah ia dapatkan sebelumnya.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as smitten
Read
+Library
Seuntai Janji

Seuntai Janji

sela Dihyan. Yenita tersenyum malu-malu. "Habisnya suka, sih. Warnanya bikin adem mata. Dan gamis buatan Dahayu, benar-benar bagus. Sampai sekarang jadi favorit Bunda kalau menghadiri resepsi." "The series yang sekarang juga bagus, Mbak," timpal Dahayu. "Warna apa?" tanya Yenita. "Denim."
102.7K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as smitten
Read
+Library
Sakit yang Menyenangkan

Sakit yang Menyenangkan

jelas Charity. Greed menatap Charity lama, mungkin ini yang terakhir. Mengingat wajahnya dan senyuman kecut. Ia merasa ditusuk tombak dari segela sisi. Sangat ... sangat menyakitkan. "Aku mengerti," lirih Greed pelan dan merengkuh tubuh Charity, memejamkan mata menghirup aroma khas Charity. "Aku mencintamu ... Dan maafkan aku!" jelas dan mengecup bibir Charity pelan.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 211 Times as smitten
Read
+Library
Sentuhan Cinta

Sentuhan Cinta

Tapi senyuman yang lebar yang menawan dengan mata yang berbinar-binar kebahagian. Ares menarik dengan sangat lembut dagu Ririn. Bibir Ares mendekati bibir pink peach Ririn dan melumatnya dengan lembut dan perlahan-lahan. Tangan Ririn otomatis merangkul leher Ares, hingga membuat ciuman ini semakin dalam.
9.986.1K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as smitten
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

Hanya saja, pernyataan Nazilla terdengar ambigu di telinga Farrin hingga ia menangkap maksud yang salah. Begitu Nazilla hilang dari pandangan Farrin, Farrin menghela napas lega. Ia lantas melanjutkan acara makannya yang tertunda dan menghabiskan steak kesukaannya yang tadi masih tersisa, juga, smootie pisang yang masih terseruput separuh. “Syukurlah Mama sudah pulang. Aku bisa menemanimu makan siang sekarang!”
108.3K viewsCompletedAdded to Library 330 Times as smitten
Read
+Library
SUSAN

SUSAN

Sampai sebuah pesan Email masuk dengan subjek Morning dan isinya [Kau cantik hari ini, Susan] Kutatap Sidney yang baru mengirimnya, dan dia masih tersenyum dan menatapku cukup intens meski jauh dari mejanya. Aku hanya mengedikkan alis kemudian tersenyum kecil. [Anda ingin kopi Mr. Parker?] Balasku melalui Email yang baru saja kukirim dan Sidney kembali mendongak untuk melihatku sebentar sebelum kembali mengetik Email singkatnya. [I want you!] Sudah kuduga dia orang yang akan sangat berani berterus terang. Sidney memegang dagunya untuk menunggu jawabanku.
1070.4K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as smitten
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Dia sibuk menghisap rokoknya dan menyandarkan tubuhnya pada dinding. Arzan berhenti di wajah Speranza. Dia menatap Speranza dengan tatapan yang berbeda. Untaian rambut yang keluar dari ikatan bergerak mengikuti hembusan angin. Arzan merasa saat ini Speranza begitu cantik. "Apa Yasa tahu kau merokok?" tanya Arzan sambil menaikkan satu alisnya. Speranza hanya melirik Arzan sekilas. "Apa itu penting untuk mu?" tanya Speranza acuh tak acuh.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as smitten
Read
+Library
Gemintang

Gemintang

ucapan Sherianne disela Satya. “Roti bakar isi keju campur cokelat tapi cokelatnya agak gosong, Mas. Terus kalau yang asinnya roti isi smoked beef dan nggak pakai tomat, banyakin saus mayonaisnya,” dengan sekali tarikan napas Satya menyebutkan menu favorit Sherianne. “Masih hafal diluar kepala,” “Menumu soalnya nggak berubah meski udah berpuluh-puluh kali kesini,”
105.1K viewsOngoingAdded to Library 189 Times as smitten
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status