Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
WHEN THE SNOW STOPPED FALLING

WHEN THE SNOW STOPPED FALLING

I needed clarity, to know the exact point he started fooling me. In seconds, different weather reports popped up. From snow warnings, to storm advisories, and even flight cancellations. I scrolled carefully, to get all the details I needed. And then my stomach dropped at what I saw. Nothing was severe enough to the point of losing two weeks. Or a whole month in the dark.
184 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai snow crash
Baca
+Pustaka
Lost in the Snow

Lost in the Snow

My legs were twisted, crushed under the weight of the snow. Shawn collapsed as he finally saw my corpse. The tool clattered to the ground. He stared blankly at my corpse as he shook his head vehemently.
18.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 540 kali sebagai snow crash
Baca
+Pustaka
Snowstorm of Our Past

Snowstorm of Our Past

"Ugh!" Some people nearly threw up watching him. "Commander, how can you eat ashes?" "No matter how upset you are, you can't do that!" The others turned away, unable to watch anymore. Only Ella kept her eyes fixed on his face, watching for his reaction. She was curious too. Were those really the ashes of Ariel's baby? Remi tasted it. That definitely wasn't ash. "It's flour! Not ashes. It's flour!" He raised the urn excitedly and smashed it on the ground. White flour scattered everywhere. The others bent down to smell it and discovered it really was flour.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai snow crash
Baca
+Pustaka
Snow: Lunar Legacy

Snow: Lunar Legacy

Happy muttered again, but there was no response. “Arghhhh!” Snow screamed, the tingling sensation of a hundred coals burning her skin; it felt like she was on fire; it was harsh and unbearable. Everyone stood up in shock, wondering what was happening, all gazing at her with concerns. “It’s Burns,” Snow yelled, and Ms. Happy’s eyes dimmed in worry. “Someone get the Alpha here now.” Ms. Happy yelled, and Snow stood up from her seat, her head so heavy, and she collapsed to the ground.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai snow crash
Baca
+Pustaka
RENDEZVOUS SCANDAL

RENDEZVOUS SCANDAL

sengit Rosaline "Anak itu tidak sengaja menabrakku! Kamu ngapain ribut kayak orang gila gitu!" "Kamu memang sudah menganggapku gila!" balas Rosaline tidak terima. Luca yang berdiri di belakang Laki tidak melakukan apapun, dia tidak berani ikut campur urusan rumah tangga orang lain. Laki mendorong mundur Rosaline hingga terjepit di antara mobil dan dirinya. "Kamu pikir, saya tidak tahu- selama ini kamu diam-diam mengambil uang saya untuk menambah koleksi perhiasan kamu? uang pengobatan yang selama ini saya berikan ke salah satu asisten kamu, kamu gunakan sebagian untuk menutup mulut dokter dan sebagian lagi kamu larikan ke rekening kamu?"
3.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai snow crash
Baca
+Pustaka
The Scars

The Scars

cetus Anna membuat Kaluna mematung ditempat Ia berdiri. “Maaf, sudah saya bilang anda salah orang!” jerit Kaluna. Ia menatap Anna dengan nanar. Tangannya mengepal menahan sesuatu agar tidak meledak. Jeritan Kaluna membuat semua orang terkejut tak terkecuali sang barista yang baru saja keluar dari dapur setelah membuang pecahan gelas.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai snow crash
Baca
+Pustaka
ESCAPE

ESCAPE

ucap Kevin yang dituruti saja oleh Ranti dan kemudian mereka kembali berjalan masuk ke dalam hutan. Tidak jauh dari sana, mereka berhasil menemukan sebuah rumah kecil yang terlihat telah ditinggalkan. Ketika mereka masuk, keadaan rumah terlihat lumayan berantakan dengan beberapa barang yang berjatuhan dan berserakan di lantai. Sesekali bisa Kevin dengar jika Ranti terus saja bersin, lalu pemuda itu lihat jika Ranti tengah menggigil kedinginan karena sempat terkena hujan tadi. Pada akhirnya Kevin menemukan sebuah lemari pakaian, dicarinya beberapa selimut di dalam sana dan Kevin menemukan banyak sekali selimut untuk menghangatkan diri, Kevin pun tersenyum kegirangan.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai snow crash
Baca
+Pustaka
Perpisahan Di Musim Salju

Perpisahan Di Musim Salju

Tubuhnya semakin lemah, pandangannya menjadi kabur, semakin kabur dan Gelap. Dia pingsan di tengah salju yang dinginnya semakin ekstrem. Rai yang mengawasi Rin dari kejauhan berlari ke arahnya. Sebenarnya Dia tidak meninggalkan Rin, dari tadi dia terus mengawasi Rin di balik pohon. Memastikan bahwa Rin akan baik-baik saja dan pulang. Tapi nyatanya Rin bertahan di tengah salju yang membuat tubuhnya tidak kuat menahan rasa dingin. Dia langsung membawa Rin ke rumah sakit karena dia tau Rin pasti sudah terkena hipotermia. Tubuhnya kaku, Rai panik. Dia tidak ingin terjadi apapun pada gadis yang di cintai nya ini. Tapi dia pikir pilihan ini yang terbaik untuk mereka berdua.
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai snow crash
Baca
+Pustaka
TEMAN TAPI MESRA
Baca
+Pustaka
What the Snow Witnessed

What the Snow Witnessed

On Christmas Eve, my bestie, Yara Charlton, came to me, her cheeks rosy with a mix of excitement and nerves: "Nicole... Can you do me a solid and come over on Christmas Eve? I need a wingwoman to help me sneak some time with Keith." "Huh?" I stared at Yara, puzzled. Blushing deeper, she nibbled on her lip and spilled the beans, saying, "I'm scared my dad will catch on to Keith and me. If you're there, you can help distract him..." Her voice trailed off, her eyes dancing with mischief. "I haven't had a chance to be close with Keith in forever... You need to help me!" I could not say no to Yara, so I agreed, albeit with a bit of trepidation.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai snow crash
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status