Gantari
Sorot matanya lembut, tidak seperti saat terakhir kali kami bertemu, matanya merah padam saat itu.
"Hanya sedikit pusing. Kamu tidak usah kuatir toh aku hanya pingsan sebentar saja," ujarku sembari memijat pelipisnya dengan lembut.
"Sebentar kamu bilang?”
Aku mengangguk, ya memang aku hanya pingsan sebentar saja. Sekar bangkit berdiri sembari berkacak pinggang.
"Kamu pingsan berhari-hari, Gantari. Lihat pernikahanku sudah lama berlalu sementara su-suamiku sudah kembali ke kota untuk bekerja."
인기 회차