여기 start date artinya와 관련된 90개의 소설이 있습니다. 일반적으로 start date artinya와 같은 이야기는 Rumah Tangga, Romansa 및 Mafia 등의 다양한 종류에서 만나볼 수 있습니다. GoodNovel에서 Istri Kedua부터 시작해보세요!
ucap Gendis.
“Entah, jangan kepo sama urusannya.” ucap Dean.
Acara di mulai jam delapan malam, mulai dari sambutan kakeknya Daniel, Papanya dan yang terakhir Daniel sebagian pemimpin perusahaan.
Yang datang bukan hanya keluarga Daniel dan para karyawan saja, ada beberapa kolega bisnisnya juga.
“Karena tanggal adalah pagar paling murah.”
Menjelang siang, panggilan berdatangan ke Proxy Rescue Desk. Seorang ibu ritel berkata, “Saya tidak ngerti istilah.” Naya menjawab sabar: “Bu, bayangkan consent seperti memberi surat kuasa kepada kalender. Bukan kepada orang. Kalender akan menulis apa yang dilakukan, kapan, dan siapa yang berpindah kursi.” Sang ibu tertawa kecil. “Kalau begitu saya pilih kalender.” “Saya juga, Bu,” kata Naya.
Arnita terlihat senang Arman mau mengusahakannya.
"Mas tau ini hari apa?" tanya Arnita lagi.
"Jumat?" balas Arman dengan ragu.
Arnita menganggukkan kepalanya dengan cepat. "Mas tau hari ini hari memperingati apa?"
Arman kembali menganggukkan kepalanya. "Tau hari lahirnya Pancasila." balas Arman.
Itulah ujian pertama yang akan mereka hadapi.
“Dua hari lagi jadwal outing dimulai,” cetus Arini mengalihkan pembicaraan.
“Seminggu setelahnya, lo mulai kerja di perusahaan.”
“Minggu depannya lagi, lo tunangan.” Arini mengangkat pandangan dan menyunggingkan senyum getir.
Brandon membuang napas keras ketika diingatkan lagi dengan perjodohan konyol itu. “Apa gue sebaiknya resign on the spot aja bareng lo?”
"Bunda kira kamu gak bakal datang, Dy. Bunda sudah jengkel sekali padamu."
"Setengah sepuluh baru datang, padahal acara dimulai jam Sembilan," kata Mas Angga sambil mencibir.
"Belum mulai," sahut Pak Rama.
"Acara dimulai pukul 11 karena Bunda lahirnya dulu jam 11 malam," kata Bunda. "Dan Bunda sudah bilang pada teman-teman Bunda agar datang jam 11 teeeeet." Bunda tersenyum senang.
Nada suara seniorku terdengar sangat gembira.
"Wah, bagus! Pasti Beliau senang sekali."
"Kapan rencanamu mulai kerja? Seminggu setelah pernikahan? Biar kamu sempat bulan madu juga."
Dengan suara pelan aku menjawab, "Nggak usah, aku bisa mulai di hari pernikahan."
Pandanganku tertuju pada kalender di atas meja.
Tanggal sepuluh bulan depan sudah kutandai dengan spidol merah tebal.
Mau tidak mau meeting harus dimulai pukul tujuh pagi.
Ponsel Arjuna berdering dari semalam. Nadhine tak henti-hentinya mengiriminya pesan untuk mengingatkan bahwa hari ini adalah pameran Nadhine. Arjuna tidak membukanya, ia hanya membacanya dari notifikasi yang muncul di atas layar.
Jangan lupa, besok pameran.
Masih ingat fakultasku, kan? Di aula yang waktu itu kamu jemput aku
Tapi setelah ini, ia berencana untuk membersihkannya sendiri, tidak perlu menunggu para ART pulang.
-----
Hari ini adalah 18 Februari, adalah ulang tahun Adrian. Sejak pagi, ia telah menerima beberapa ucapan selamat melalui pesan dan telepon, namun ia tidak terlalu memikirkan hal itu, berfokus pada pekerjaannya seperti biasa.
Arya membuka pembicaraan.
"Bisa, Tuan. Tiga hari dari sekarang kan? Kalau hari ini hari Selasa berarti hari Jumát. Pagi atau malam acaranya?" jawab Siti cepat tanpa melihat ke arah Arya maupun Arken, dirinya melihat kalendar meja yang tadi ia ambil dari meja kasir.
"Malam." Kini giliran Arken yang menjawab. Laki-laki itu masih saja menatap Siti, membuat Siti merasa kaku dan kikuk.